Pola Komunikasi Keluarga dalam Membentuk Quarter Life Crisis pada Generasi Z (Studi Fenomenologi pada Keluarga Urban)
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena Quarter Life Crisis yang banyak dialami oleh Generasi Z di keluarga urban, ditandai dengan kecemasan terhadap karier, masa depan, dan identitas diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi keluarga berperan dalam membentuk Quarter Life Crisis pada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi keluarga berpengaruh besar dalam membentuk Quarter Life Crisis pada Generasi Z. Keluarga dengan pola komunikasi protektif cenderung membentuk tekanan dan komunikasi yang bersifat satu arah dan penuh dengan tuntutan. Pola konsensual membentuk kompromi antara keinginan anak dan tuntutan dari keluarga. Sementara itu, pola pluralistik menunjukkan komunikasi yang terbuka yang tidak secara langsung membentuk krisis, melainkan memperkuat ketahanan anak dalam menghadapi tekanan. Kesimpulan pada penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi keluarga, khususnya dalam konteks keluarga urban, berperan sebagai faktor yang membentuk munculnya Quarter Life Crisis pada Generasi Z melalui proses komunikasi yang menanamkan nilai, ekspektasi, dan pola interaksi tertentu dalam keluarga. Kata Kunci: Quarter Life Crisis, Generasi Z, Keluarga Urban, Komunikasi Keluarga.
Referensi
Agustina, S. M., Fikry, M., & Febriani, R. (2022). Fenomena Quarter Life Crisis pada Mahasiswa di Indonesia. Jurnal Psikologi, 10(2), 101–115.
Amalia, Z. (2023). Dampak Urbanisasi terhadap Perubahan Pola Interaksi Sosial Keluarga di Perkotaan. Jurnal Sosiologi Perkotaan, 7(1), 45–58.
Andaresta, D., Wijaya, R., & Saprowi, D. (2024). Dukungan Keluarga dan Kesehatan Mental Generasi Z di Masa Transisi Dewasa Awal. Jurnal Komunikasi Keluarga, 9(1), 33–47.
Andriyana, L., & Yulianti, S. (2020). Pola Komunikasi Keluarga pada Remaja Akhir. Jurnal Komunikasi, 12(2), 87– 100.
Anggraeni, D., & Hijrianti, A. (2023). Quarter Life Crisis dan Faktor Penyebabnya pada Dewasa Awal. Jurnal Psikologi dan Perkembangan, 8(3), 210–222.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Fatchurrahmi, L., & Urbayatun, S. (2022). Peran Dukungan Sosial Keluarga terhadap Penurunan Kecemasan pada Dewasa Awal. Jurnal Psikologi Keluarga, 6(1), 59–70.
Fitzpatrick, M. A., & Koerner, A. F. (2006). Family Communication Patterns Theory: Identifying the Patterns of Family Communication. In L. R. Frey (Ed.), Communication Theories: Perspectives, Processes, and Contexts (pp. 175–196). McGraw-Hill.
Habibie, M., Khafidza, Z., & Andjarsari, F. D. (2019). Tekanan Keluarga dan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi Remaja, 5(2), 112–124.
Khafidza, Z., & Andjarsari, F. D. (2023). Pengaruh Dukungan Keluarga terhadap Quarter Life Crisis pada Generasi
Z. Jurnal Ilmu Komunikasi, 15(1), 25–38.
Littlejohn, S. W. (2021). Theories of Human Communication (12th ed.). Waveland Press.
Pamungkas, A., & Hendrastomo, G. (2024). Kemandirian Dewasa Awal dalam Menghadapi Quarter Life Crisis. Jurnal Psikologi Sosial, 11(2), 54–66.
Rahma, D., Alfaruqy, R., & Utomo, A. (2021). Keluarga Urban dan Pola Interaksi Sosial di Tengah Mobilitas Tinggi. Jurnal Sosiologi Keluarga, 5(1), 71–83.
Ratih, K. W., & Winta, M. V. I. (2024). Memahami Fenomena Quarter Life Crisis pada Generasi Z: Tantangan dan Peluang. Jurnal Kajian Psikologi Modern, 3(1), 22–41.
Sandaputri, M., & Mariyati, E. (2024). Kecemasan Generasi Z terhadap Masa Depan di Era Digital. Jurnal Psikologi Kontemporer, 8(1), 15–27.
Srianturi, D. (2022). Generasi Z dan Tantangan Dunia Kerja di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Sosial, 4(3), 19– 27.
Utomo, B., Rahmawati, L., & Amalia, R. (2025). Pola Komunikasi Keluarga Urban dalam Konteks Mobilitas dan Tantangan Ekonomi. Jurnal Ilmu Sosial dan Komunikasi, 10(2), 76–92.



