Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pt Telekomunikasi Indonesia Tbk (persero) Witel Sumsel

Penulis

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero) Witel Sumsel. Penelitian ini juga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh perusahaan untuk memahami bagaimana budaya organisasi dapat mempengaruhi kinerja karyawan, dan juga memahami pentingnya budaya organisasi terhadap kinerja. Kerangka teoritis pada penelitian ini didasarkan pada teori budaya organisasi Cameron dan Quinn sebagai variabel independen, dan teori kinerja Bernardin dan Russell sebagai variabel dependen. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data regresi linier sederhana. Kusesioner dari 58 karyawan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero) Witel Sumsel digunakan untuk pengumpulan data, dengan sampel jenuh sebagai metode pengambilan sampel. Pada penelitian ini, seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi secara signifikan memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Persero) Witel Sumsel, dengan presentase sebesar 52,4%. Berdasarkan hasil penelitian, maka perusahaan disarankan untuk dapat memberikan kesempatan knowledge sharing bagi seluruh anggota perusahaan, dan melakukan kegiatan sosialisasi atau family gathering untuk lebih meningkatkan pemahaman budaya organisasi bagi karyawan. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Kinerja Karyawan, Perilaku Organisasi

Referensi

Deloitte. (2015). Global Human Capital Trends in 2015. Retrieved from http://d2mtr37y39tpbu.cloudfront.net/wpcontent/uploads/2015/08/DUP_GlobalHumanCapitalTrends2015.p df [30 Januari 2016]

Aftab, Hira, Tayyaba Rana dan Aamir Sarwar. (2012). An Investigation of the Relationship between Organizational Culture and the Employee’s Role Based Performance: Evidence from the Banking Sector. International Journal of Business and Commerce 2(4). Retrieved from Asian Society of Business and Commerce Research.

Verizon. (2015). Verizon Communications Inc. 2015 Annual Report. Retrieved from https://www.verizon.com/about/sites/default/files/annual/verizon-annual-2015/downloads/15_vz_ar.pdf [13 Februari 2016]

Telkom South Africa. (2016). Telkom Integrated Report. Retrieved from http://www.telkom.co.za/ir/apps_static/ir/pdf/financial/pdf/Telkom%20IR%202015%20Final.PDF [13 Februari 2016]

Robbins, Stephen P., dan Timothy A. Judge. (2008). Perilaku Organisasi Edisi 12 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.

Gibson, James L., et al. (2012). Organizations: Behavior, Structure, Processes (14th Ed). New York: McGraw Hill.

Robbins, Stephen P., dan Timothy A. Judge. (2008). Perilaku Organisasi Edisi 12 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.

Cameron, Kim S., dan Robert E. Quinn. (2006). Diagnosing and Changing Organizational Culture Based on Competing Values Framework. San Francisco, California: Jossey-Bass.

Fahmi, Irfan. (2010). Manajemen Kinerja Teori dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta.

Sudarmanto. (2009). Kinerja dan Pengembangan Kompetensi SDM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2007). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Sumanto. (2014). Teori dan Aplikasi Metode Penelitian. Jakarta: Buku Seru.

Sundayana, Rostina. (2014). Statitstika Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Diterbitkan

2016-12-01

Terbitan

Halaman

2791 - 2799

Bagian

Program Studi S1 Manajemen (Manajemen Bisnis Telekomunikasi & Informatika)