Analisis Faktor - Faktor Store Atmosphere Dan Pengaruhnya Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Bisnis Ritel Modern Di Kota Bandung

Penulis

Abstrak

Perkembangan bisnis ritel modern di Indonesia, khususnya di kota – kota besar seperti Bandung sudah mulai tampak pertumbuhannya. Kondisi seperti ini mengharuskan setiap perusahaan yang bergerak dibidang ritel untuk senantiasa melakukan berbagai strategi agar dapat merebut hati konsumen. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh peritel guna merespon fenomena ini adalah store atmosphere. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor – faktor store atmosphere dan pengaruhnya terhadap kepuasan konsumen pada bisnis ritel modern di kota Bandung (Giant, Griya/Yogya, Alfamart). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Nonprobability sampling dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner yang disebarkan kepada 385 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis faktor dan analisis regresi. Hasil penelitian dan analisa yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi store atmosphere yaitu Public Facilities dan Performance. Faktor –faktor yang baru terbentuk tersebut berasal dari faktor yang berbeda. Terdapat pengaruh yang signifikan dari Public Facilities dan Performance terhadap Kepuasan Konsumen baik secara simultan maupun parsial. Pemilik bisnis ritel modern perlu meningkatkan kualitas store atmosphere di dalam toko. Peningkatan tersebut dapat dilakukan dengan memperhatikan faktor – faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen diantaranya Public Facilities dan Performance agar konsumen merasa lebih puas berada di dalam toko. Kata kunci: Ritel Modern, Store Atmosphere, KepuasanKonsumen

Referensi

Pasaribu, D.A., Sembiring, B.K. (2013). Pengaruh Strategi Bauran Pemasaran Ritel Terhadap Kepuasaan Dan Loyalitas Pelanggan Minimarket Mest Mart Syariah, Vol. 1, No. 2.

Apipudin. (2013, 03 Januari). Brand Switching Analysis Dalam Industri Ritel Modern.Marketing [online]. Tersedia: http://www.marketing.co.id/brand-switching-analysis-dalam-industri-ritel-modern/ [20 Januari 2016].

Sirojul.(2010, 29 Oktober).Persaingan Ritel Di Bandung Semakin Ketat. Bandung Bisnis [online]. Tersedia: http://bandung.bisnis.com/read/20101029/3/5150/persaingan-ritel-di-bandung-semakin-ketat [20Januari 2016].

Kotler, P., dan Keller, K. L. (2009).Marketing Management (13 thed). New Jersey: Pearson Education.

Kotler, P., dan Keller, K.L. (2012).Marketing Management (14 thed). New Jersey: Pearson Education.

Levy, M., dan Weitz, B. A. (2009). Retailing Management (7thed). New York: Mc Graw Hill.

Grewal, D., dan Levy, M. (2012).Marketing(3rded). New York: Mc Graw Hill.

Berman, B., dan Evans, J. R. (2010).Retail Management(11 thed). New Jersey: Pearson Education.

Sopiah, dan Syihabudhin. (2008). Manajemen Bisnis Ritel (1 sted.). Yogyakarta: Andi Offset.

Zeithaml, V. A., dan Marry Bitner. (2009). Delivering Quality Service Balancing Customer Perceptions and Expectation. New York: The Free Press A Division Of Macmillan Inc.

Tjiptono, F., dan Chandra, G. (2012).Pemasaran Strategik (2nded). Yogyakarta: Andi Offset.

Hasan, Ali. (2014). Marketing dan Kasus – Kasus Pilihan. Jakarta: Center for Academic Publishing Service).

Sugiyono (2010).MetodePenelitianKuantitatif Kualitatif & RND. Bandung: Alfabeta.

Ghozali, Imam. (2013) .Aplikasi Analisis Multiverate dengan Program. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponogoro.

Diterbitkan

2016-12-01

Terbitan

Halaman

2922 - 2929

Bagian

Program Studi S1 Manajemen (Manajemen Bisnis Telekomunikasi & Informatika)