Pengaruh Faktor-faktor Budaya Organisasi Terhadap Employee Engagement Karyawan Di Kantor Wilayah Pt Perusahaan Listrik Negara (persero) Kalimantan Barat
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana budaya organisasi yang terdiri dari involvement, consistency, adaptability dan mission, bagaimana employee engagement, bagaimana pengaruh budaya organisasi yang terdiri dari beberapa faktor yang telah disebutkan diatas secara simultan terhadap employee engagement, dan bagaimana pengaruh budaya organisasi yang terdiri dari beberapa faktor yang telah disebutkan diatas secara parsial terhadap employee engagement karyawan di Kantor Wilayah PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Kalimantan Barat.Teori budaya organisasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori budaya organisasi yang berasal dari Denison sedangkan untuk teori employee engagement menggunakan teori yang berasal dari Schaufeli. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis jalur dengan bantuan SPSS Version 23 for Windows. Unit analisis dalam penelitian ini adalah sampel sebanyak 152 karyawan Kantor Wilayah PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Kalimantan Barat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang berisi 77 pernyataan terkait budaya organisasi dan employee engagement. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai persentase faktor-faktor budaya organisasi secara keseluruhan sebesar 62,14% yang dikategorikan lemah, dimana nilai presetase variabel involvement sebesar 61,86%, consistency sebesar 61,98%, adaptability sebesar 61,92% dan mission sebesar 61,80%. dan nilai persentase employee engagement dikategorikan lemah dengan besaran nilai presentase 61,74%. Hasil analisis jalur menunjukkan secara parsial variabel involvement berpengaruh signifikan terhadap employee engagement karyawan sebesar 10,1%, consistency berpengaruh signifikan sebesar 25%, adaptability berpengaruh signifikan terhadap employee engagement karyawan sebesar 17,6% dan mission berpengaruh signifikan terhadap employee engagement sebesar 16,5%. Secara simultan faktor-faktor budaya organisasi yang terdiri dari involvement, consistency, adaptability dan mission berpengaruh signifikan terhadap employee engagement karyawan Kantor Wilayah PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Kalimantan Barat sebesar 69,2%. Kata kunci: budaya organisasi, involvement, consistency, adaptability dan mission employee engagementReferensi
Albrecht, S. L. (2010). Research and Practice. Handbook of Employee Engagement Perspective Issues. UK: MGP Books Group.
Business Update. (2016). Hadapi MEA, Sudahkah Indonesia Mencetak Talenta Lokal Berdaya Saing Global?. [online].http://swa.co.id/business-update/hadapi-mea-sudahkah-indonesia-mencetak-talenta-lokal-berdayasaingglobal. [27 Februari 2016, 23.37 WIB].
Darmawan, D. (2013). Prinsip-prinsip Perilaku Organisasi. Surabaya: Pena Semesta.
Denison, D. R. (2009). Getting Started With Your Denison Organizational Culture Survey Results. Business Science. Retrieved from Denison Consulting. (2010). Organizational Culture & Employee Engagement: What’s the Relationship?. Business Science,Vol.4, Iss:3. Retrieved from Denison Consulting, LLC. & Mishra, A. K. (1995). Toward a Theory of Organizational Culture and Effectiveness. Business Science. Vol.6, No.2, pp. 2204-233. Retrieved from JSTOR INFORMS Publishing.
Dunamis. (2013). Successful implementation of knowledge management in Indonesia. Dalam J. Budi Soesetyo (Ed.). Jakarta: PT Dunamis Intra Sarana.
Dunia Energi. (2016). Indonesia Perkuat Kelistrikan di Perbatasan. {online}. http://www.duniaenergi.com/indonesia-perkuat-kelistrikan-di-perbatasan/ [27 Pebruari 2016, 23.37 WIB]. .
Federman, Brad. (2009). Employee Engagement : A Roadmap for Creating Profits, Optimizing Performance, and Increasing Loyality. San Francisco : Jossey-Bass A Wiley Imprint.
Kuncoro, E. A & Riduwan. (2012). Cara Menggunakan dan Memaknai Analisis Jalur (Path Analysis). Bandung: Alfabeta.
Noor, J. (2012). Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. Edisi Pertama. Jakarta: Kencana.
Sandjojo, Nidjo. (2011). Metode Analisis Jalur (Path Analysis) dan Aplikasinya. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Rudito, Bambang. (2009). Membangun Orientasi Nilai Budaya Perusahaan. Bandung: Rekayasa Sains.
Sandjojo, Nidjo. (2011). Metode Analisis Jalur (Path Analysis) dan Aplikasinya. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Schaufeli, Wilmar., & Bakker, Arnold. (2004). Utrecht Work Engagement Scale Preliminary Manual [Version 1.1, December 2004]. Netherlands: Occupational Health Psychology Unit Utrecht University.
Siddhanta, A. & Roy, D. (2010). Employee Engagement Engaging the 21 st centrury workforce. Asian Journal of Management Research. ISSN 2229-3795. Retrieved from Online
Tempo Online. (2016). Sektor yang berdampak terhadap MEA.[Online]. https://m.tempo.co/read/news/2016/01/08/090734434/inilah-industri-yang-rawan-kena-dampak-mea. [27 Februari 2016, 23.37 WIB].



