Analisis Determinan Pengungkapan Enterprise Risk Management (studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Dalam Indeks Idx30 Di Bursa Efek Indonesia (bei) Tahun 2012-2014)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberadaan komite manajemen risiko, ukuran dewan komisaris, chief risk officer, dan kepemilikan institusional terhadap pengungkapan enterprise risk management pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks IDX30 di BEI tahun 2012-2014. Tehnik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 17 perusahaan dengan kurun waktu 3 tahun sehingga total sampel yang digunakan 51 sampel yang di teliti. Model analisis data dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS 23 Hasil pengujian menunjukan bahwa secara simultan keberadaan komite manajemen risiko, ukuran dewan komisaris, chief risk officer, dan kepemilikan institusional berpengaruh secara simultan terhadap pengungkapan enterprise risk management. Berdasarkan pengujian secara parsial menunjukan hasil bahwa 1) Komite manajemen risiko memiliki pengaruh yang signifikan ke arah positif terhadap pengungkapan enterprise risk management (2) Ukuran dewan komisaris memiliki pengaruh yang signifikan ke arah negatif terhadap pengungkapan enterprise risk management (3) chief risk officer dan kepemilikan institusional tidak memiliki pengaruh yang signifikan ke terhadap pengungkapan enterprise risk. Bagi penelitian selanjutnya menggunakan dimensi pengungkapan enterprise risk management selain COSO ERM Framework. Penulis juga menyarankan untuk penelitian selanjutnya menambah sampel yang lebih luas didalam beberapa indeks yang ada di Bursa Efek Indonesia agar hasil dapat presisi dan akurat. Kata Kunci : komite manajemen risiko, ukuran dewan komisaris, chief risk officer, kepemilikan institusional, dan pengungkapan enterprise risk managementReferensi
Andarini, Putri dan Januarti, Indira. (2010). “Hubungan Karakteristik Dewan Komisaris dan Perusahaan terhadap Pengungkapan Risk Management Committee (RMC) pada Perusahaan Go Public Indonesia”. Simposium Nasional Akuntansi13 Purwokerto
Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO). (2004) Enterprise Risk Management, Integrated Framework (COSO-ERM Report). New York: AICPA.
Desender, kurt., and Lafuente, Esteban. (2009). “The influence of board composition, audit fees and ownership concentration on enterprise risk management”. Paper. Oktober.
Ghozali, Imam.(2011). “Aplik asi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19”, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Jensen, M.C. and Meckling, W.H. (1976 ). “Theory of the firm: managerial behavior, agency cost, and ownership structure”, Journal of Financial Economics, Vol. 76, pp. 305-360.
Meizaroh dan Lucyanda, Jurica. (2011). “Pengaruh Corporate Governance dan Karak teristik Perusahaan terhadap Pengungk apan Enterprise Risk Management”. Simposium Nasional AkuntansiXIV. Banda Aceh
Subramaniam et al. (2009). “Corporate Governance, Firm Characteristics, and Risk Management Committee Formation in Australia Companies”. Managerial Auditing Journal, Vol. 24, No. 4, pages 316-339.
Syifa`, Layyinatus y. (2013). “Determinan Pengungk apan Enterprise Risk Management Pada Perusahaan Manufak tur di Indonesia ”. Accounting Analysis Journal Vol.3 ISSN: 2252-6765.
Handayani, Bestari Dwi dan.Yanto, Heri. (2013) “Determinan Pengungk apan Enterprise Risk Management”. Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol.17, No.3, September 2013, 333-342.
Setyarini, Yudianti Indah. (2011). “Analisis Pengaruh Karak teristik Dewan Komisaris dan Karak teristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Risk Management Commiittee (Studi Empiris Pada Perusahaan Non Finansial yang Terdaftar di BEI Tahun 2008-2009”. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro.



