Presentasi Hooliganisme Dalam Film ( Analisis Semiotika John Fiske Dalam Film Awaydays )
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna semiotik tentang hooliganisme yang terdapat dalam film Awaydays, menganalisis apa saja tanda yang terdapat dalam film Awaydays yang berkaitan dengan hooliganisme dari level realitas, level representasi, dan level ideologi. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika John Fiske. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, dokumentasi dan penelusuran data secara online. Objek yang dianalisis merupakan sequences yang terdapat dalam Awaydays dengan mengambil enam sequences. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Awaydays ini merepresentasikan para hooligan, yaitu supporter sepakbola yang brutal ketika tim yang didukungnya kalah dan suka membuat kerusuhan di stadion maupun di luar stadion. Selain itu, peneliti menemukan bahwa para anggota hooligan ini adalah kumpulan supporter sepak bola yang mempunyai perilaku buruk baik itu verbal maupun non-verbal. Dan film ini juga mengusung ideologi fanatisme yang menganut ketertarikan seseorang akan sesuatu secara berlebihan sehingga orang yang tidak sama dianggap bertentangan. Sehingga film Awaydays ini merupakan salah satu film yang mengandung unsur hooliganisme dan mengandung ideologi fanatisme di dalamnya dengan menggunakan film sebagai media agar pesan pembuat film dapat tersampaikan kepada masyarakat luas. Kata kunci: Semiotika, John Fiske, Hooliganisme, Representasi.Referensi
Effendy, Onong Uchjana. (2009). Ilmu komunikasi teori dan praktek. PT. Remaja Rosdakarya.
Mulyana, Deddy. (2008). Ilmu komunikasi suatu pengantar. PT Remaja Rosdakarya.
Wiryanto. (2006). Teori komunikasi massa. PT. Grasindo.
Ardianto, Elvinaro, Lukiati Komala, Siti Karlinah. (2007). Komunikasi massa suatu pengantar edisi revisi. Simbiosa Rekatama Media.
Danesi, Marcel. (2010). Pesan, tanda dan makna: Buku teks dasar mengenai semiotika dan teori komunikasi. Jalasutra.
Sobur, Alex. (2013). Filsafat komunikasi tradisi dan metode fenomenologi. PT. Remaja Rosdakarya.
Pratista, Himawan. (2008). Memahami film. Homerian Pustaka.
Wibowo, Wahyu. (2011). Cara cerdas menulis artikel. Gramedia.
Fiske, John. (2007). Cultural and communication studies: Sebuah pengantar paling komperhensif. Jalasutra.
Wahyudi, Hari. (2009). The land of hooligans. Jogkalarta: Garasi.



