Strategi City Branding Kota Balikpapan Dalam Meningkatkan Minat Wisatawan (studi Pada Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Balikpapan)

Penulis

Abstrak

Penelitian ini berjudul “Strategi City Branding Kota Balikpapan Dalam Meningkatkan Minat Wisatawan (Studi Pada Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Balikpapan). Alasan mengambil judul tersebut karena peneliti melihat adanya fenomena bahwa kota Balikpapan yang dikenal sebagai kota minyak kini harus segera melakukan city branding mengingat harga minyak di pasar internasional kian terpuruk. Penelitian ini difokuskan pada strategi city branding yang diterapkan oleh dinas pemuda olahraga kebudayaan dan pariwisata kota Balikpapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi city branding yang diterapkan oleh dinas pemuda olahraga kebudayaan dan pariwisata kota Balikpapan dalam meningkatkan minat wisatawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif jenis studi kasus dengan paradigma postpositivisme. Jenis data yang digunakan adalah data primer melalui wawancara mendalam dan observasi. Dapat disimpulkan berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang digunakan oleh dinas pemuda olahraga kebudayaan dan pariwisata kota Balikpapan dilihat dari strategi komunikasi model AIDDA, yaitu untuk membangun perhatian (Attention) strategi yang digunakan mengadakan pameran kepariwisataan. Untuk membangkitkan minat (Interest) wisatawan dinas pemuda olahraga kebudayaan dan pariwisata kota Balikpapan memperbaiki sarana prasarana. Untuk membangkitkan hasrat (Desire) strategi yang digunakan adalah mengadakan kegiatan borneo travel mart. Berdasarkan keputusan (Decision) wisatawan, wisatawan memilih destinasi wisatanya berdasarkan fasilitas dan infrastruktur yang lengkap. Dengan dilakukan strategi tersebut wisatawan di kota Balikpapan setiap tahunnya meningkat (Action). Kata Kunci : Branding, City Branding, Teori AIDDA

Referensi

Aaker, David. (2014). Aaker on branding. Gramedia Cangara, H.

Hafied. (2013). Perencanaan dan strategi komunikasi. RajaGrafindo.

Erlina & Mulyani, Sri. (2008). Metodologi penelitian bisnis. USU Press.

Kotler, Philip. (2002). Marketing Asian places: Attracting investment industry, and tourism to cities, state, and nations. John Wiley & Sons.

Kotler, Philip & Kevin Lane Keller. (2007). Manajemen pemasaran. Jakarta. PT.Indeks.

Moilanen, T & Rainisto, S. (2009). How to brand nations, cities, and destinesions: A planning book for place branding. Palgrave Macmillan.

Moleong, Lexy J. (2014). Metedologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Suryanto. (2015). Pegantar Ilmu komunikasi. CV Pustaka Setia.

Yananda, M. Rahmat, dkk. (2014). Branding tempat: Membangun kota, kabupaten, dan provinsi berbasis identitas. Makna Informasi ( akses pada 15 September 2016). http://entrepreneur.bisnis.com/read/20130512/267/13552/rizal-effendi-balikpapan-perkuatpromosi-dengan-city-brandingdi Rri.co.id. http://www.rri.co.id/jakarta/post/berita/128461/metropolitan/kementerian_pariwisata_perkenalkan_wonderful_indonesia.html

Diterbitkan

2016-12-01

Terbitan

Halaman

3866 - 3873

Bagian

Program Studi S1 Ilmu Komunikasi