Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Employee Engagement Di Pt. Bank Mandiri (persero) Tbk Unit Micro Banking Dan Business Banking Area Bandung Asia Afrika

Penulis

Abstrak

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai salah satu institusi perbankan Indonesia menyadari tantangan kedepan yang akan dihadapi semakin besar. Ditambah dengan kondisi perbankan di Indonesia diwarnai dengan keadaan ekonomi yang melemah serta risiko pasar uang yang meningkat. Hal ini berdampak kepada pertumbuhan bisnis perbankan di Indonesia yang cenderung melambat. Terhadap kondisi tersebut PT. Bank Mandiri (Persero) perlu mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif untuk meningkatkan kinerja perusahaan dalam menghadapi persaingan antar Bank dan kondisi bisnis perusahaan yang kurang baik. Pengelolaan sumber daya manusia perlu disusun dengan baik untuk mendukung pegawai dalam bekerja serta diharapkan pegawai menunjukkan keterlibatan dan keterikatan terhadap Bank Mandiri. Istilah keterikatan tersebut lebih dikenal dengan sebutan engagement. Lingkungan non fisik menjadi Salah satu faktor yang penting untuk membentuk suatu sikap engagement yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruh lingkungan kerja non-fisik terhadap employee engagement di Bank Mandiri unit Micro Banking dan Business Banking Area Bandung Asia Afrika. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 150 pegawai unit Micro Banking dan Business Banking Area Bandung Asia Afrika. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang berupa daftar pernyataan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis jalur (Path Analysis) dengan menggunakan program SPSS versi 23 for Windows. Hasil pengolahan data menggunakan analisis jalur, dalam uji simultan menunjukkan bahwa variabel perasaan aman pegawai (X1), loyalitas pegawai (X2), dan kepuasan pegawai (X3) memiliki pengaruh terhadap variabel employee engagement (Y) sebesar 28,2%. Sedangkan sisanya 71,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Hasil penelitian menggunakan analisis jalur, dalam pengujian secara parsial menunjukkan hasil koeifisien jalur yang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel employee engagement (Y) yaitu variabel perasaan aman pegawai. Sedangkan variabel loyalitas pegawai (X2) dan kepuasan pegawai (X3) berpengaruh secara signifikan terhadap employee engagement PT. Bank Mandiri (Persero) unit Micro Banking dan Business Banking Area Bandung Asia Afrika. Kata Kunci : Lingkungan Kerja Non Fisik,Perasaan aman pegawai, loyalitas pegawai, kepuasan kerja, employee engagement

Referensi

Baumruk, R. (2004). The missing link. the role of employee engagement in business success Workspan, Vol. 47 No. 11, pp. 48–52.

Buckingham, M., & Coffman, C. (1999). , First, break all the rules: What the world’s greatest managers do differently, the gallup organization, simon and schuster, new york, NY.

Hariandja, M. T. (2015). Manajemen sumber daya manusia, jakarta : Pt. Grasindo.

Kahn, W. (1990). Psychological conditions of personal engagement and disengagement at work. Academy of Management Journal, 33 (4), 694–702.

Mangkunegara, A. (2011). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. PT. Remaja Rosdakarya Offset. ISSN : 2355–9357 e-Proceeding of Management : 4(3)Desember 2017 | Page 2539.

Macey, W., Schneider, B., Barbera, K., & Young, S. (2011). Employee engagement. Tools for Analysis, Practice, and Competitive Advantage,Wiley-Blackwell, Malden, WA.

Murniarta, F. (2012). Pengaruh kepemimpinan terhadap employee engagement (studi kasus di PT PLN (persero) pusdiklat). Magister Manajemen Universitas Indonesia. tidak diterbitkan.

Nitisemito, A. (2005). Manajemen personalia, jakarta :Ghalia Indonesia.

Saks, A. (2006). Antecedents and consequences of employee engagement. Journal of Managerial Psychology, Vol. 21 No. 7, pp. 600–619.

Samsudin, S. (2009). Manajemen sumber daya manusia, bandung : Cv pustaka setia.

Sarwono, J. (2013). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif, yogyakarta : Graha Ilmu.

Schaufeli, W., & Bakker, A. (2010). Defining and measuring work engagement: Bringing clarity to the concept. in Bakker, A.B. and Leiter, M.P. (Eds), Work Engagement: A Handbook of Essential Theory and Research, Psychology Press, Hove, NY, pp. 10–24.

Sedarmayanti. (2011). Sumber daya manusia dan produktivitas kerja. Penerbit Bandar Maju.

Simpson, M. (2009). Engagement at work: A review of literature. International Journal of Nursing Studies, Vol. 46, pp. 1012–1024.

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Riduwan. (2014). Metode dan teknik menyusun tesis. Alfabeta. Riduwan & Kuncoro, E.

A. (2014). Cara menggunakan dan memaknai analisis jalur (path analysis). Alfabeta.

Wursanto, I. (2005). Dasar-dasar Ilmu organisasi. Andi.

Diterbitkan

2017-12-01

Terbitan

Halaman

2530-2540

Bagian

Program Studi S2 Manajemen