Pengaruh Implementasi Sistem Pembelajaran E-learning Terhadap Kepuasan Mahasiswa Universitas Telkom (studi Kasus Fakultas Informatika Dan Fakultas Rekayasa Industri)
Abstrak
Seiring dengan perkembangan teknologi, sistem pembelajaran di perguruan tinggi dewasa ini multi variasi. Salah satu perkembangan sistem pembelajaran di Indonesia adalah adanya hibridasi antara transfer kompetensi secara konvensional yang dilakukan dengan tatap muka dan proses pembelajaran tidak langsung melalui e-learning (blended learning). Beberapa perguruan tinggi telah mengadopsi dan mengukur kebermanfaatannya melalui kepuasan pengguna, yakni mahasiswa, termasuk kepuasan mahasiswa Universitas Telkom yang dibahas dalam penelitian ini. Terdapat lima variabel menurut Technology Acceptance Model (TAM) yang menjadi indikator pengaruh implementasi sistem pembelajaran e-learning terhadap kepuasan mahasiswa. Kelima variabel tersebut adalah kemudahan pengguna, bentuk, akurasi, kecepatan merespon, dan keamanan privasi. Dimensi kepuasan mahasiswa yang dibahas dalam penelitian ini adalah elemen performansi sistem dan interaksi dengan fasilitator atau dosen. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa yang aktif menggunakan e-learning dengan smester akademik 2016/2017 di 22 mata kuliah penerima hibah e-learning di Universitas Telkom. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis jalur. Berdasarkan hasil pengolahan data, dapat diketahui bahwa implementasi sistem pembelajaran e-learning dengan variabel kemudahan pengguna, bentuk, akurasi, kecepatan merespon, serta keamanan dan privasi, berpengaruh terhadap kepuasan mahasiswa, dan berpengaruh signifikan terhadap variable kecepatan merespon serta keamanan privasi. Kata kunci: e-learning, kepuasan mahasiswa, TAM, analisis jalurReferensi
Asnawir, & Usman, M. (2002). Media pembelajaran. Ciputat Pers Jakarta.
Pembelajaran, B. P. (2016). Laporan hibah e-learning. Universitas Telkom.
Boyd, S., Chu, E., Peleato, B., & Eckstein, J. (2010). Distributed optimization and statistical learning via the alternating direction method of multipliers. Foundation and Trends in Machine Learning 3(1), p. 486–492.
Concannon, F. (2005). What campus-based students think about the quality and benefits of e-learning? Ireland: Universal.
Chapnick, S. (2000). Are you ready for e-learning? . Tersedia: 2015]. http://blog.uny.ac.id/nurhadi/files/2010/08/are_you_ready_for_elearning.pdf[Desember
Darmawan, F. (2015). Pengukuran tingkat kepuasan pemanfaatan e-learning (studi kasus: E-learning IF UNPAS). Journal Speed 7(4), p. 343–347.
Davis, F. D., Bagozzi, R. P., & Warshaw, P. R. (1989). User acceptance of computer technology: A comparison of two theoretical models. Management Science, 35(8), 982–1003.
Desyana, E. (2015). Pengaruh employee engagement terhadap kinerja karyawan bank jabar banten cabang soreang. Tesis Magister Manajemen Universitas Telkom Bandung: Tidak diterbitkan.
Fraenkel, & Wellen, N. (2008). How to design and evaluate research in education. McGraw-Hill.
Faiq, M. (2013). Dua jenis model pembelajaran. Tersedia: 2016]. http://penelitiantindakankelas.blogspot.com/2013/11/proses-pembelajaran-menurutKurikulum-2013.html[September
Gerson. (2002). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan. Tersedia: 2017]. http://eprints.ung.ac.id/3203/3/2013-1-14201-841409088-bab2-30072013032412.pdf[Juni
Hanum, N. (2013). Keefektifan e-learning sebagai media pembelajaran (studi evaluasi model pembelajaran e-learning smk telkom sandhy putra purwokerto,. Jurnal Pendidikan Vokasi 3(1), p. 210–216.
Irawan, H. (2002). 10 prinsip kepuasan pelanggan. Tersedia: 2017]. https://olahdatapenelitian.wordpress.com/2011/04/18/kepuasan-pelanggan/[Agustus
Irsutami. (2013). Analisis tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kualitas belajar mengajar program magister akuntansi terapan. Tesis Magister Akuntansi Terapan pada UGM Yogyakarta: tidak diterbitkan.
Kolb, D. (2014). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. New Jersey: Prentice Hall.
Lestari, D., & Waryanto, N. (2013). Indikator user satisfaction dalam layanan e-learning.
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika. Universitas Negeri Yogyakarta.
Pendidikan, M., & Indonesia, K. R. (2015). Kamus besar bahasa Indonesia online. Mendikbud.
Pendidikan, M., & Indonesia, K. R. (2014). Standar nasional pendidikan tinggi. Mendikbud.
ISSN : 2355–9357 e-Proceeding of Management : Vol.4, No.3 Desember 2017 | Page 2553
Naidu, S. (2003). Elearning a guidebook of principles, procedures and practices. New Delhi: Commonwealth Educational Media.
Prince, M. (2004). Does active learning work? A review of the research. Journal of Engineering Education v. 93, p. 223–231.
Rektor. (2014). Renstra universitas telkom 2014–2017. Universitas Telkom.
Sutiyono, & Pranoto. (2013). Analisis pemanfaatan e-learning sebagai media pembelajaran di universitas diponogoro. Palembang: Universitas Bina Darma.
01.811–1
Yazdi, M. (2012). E-learning sebagai media pembelajaran berbasis teknologi informasi. Jurnal Ilmiah Forensik 2(1), p. 122–127.



