Pengaruh Berita Pilot Citilink Mabuk Terhadap Citra Maskapai Citilink
Abstrak
PT. Citilink Indonesia adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa trasnportasi udara. Citilink termasuk dalam kategori maskapai bertarif rendah. Disamping itu citilink juga maskapai yang sangat memperhatikan dan megutamakan aspek keselamatan penumpang, tidak heran citilink menjadi salah salah satu maskapai yang diminati masyarakat indonesia. Pada tanggal 28 desember 2016 citilink diterpa pemberitaan yang kurang baik. Salah satu pilot mereka diketahui dalam kondisi mabuk sebelum menerbangkan pesawat dengan rute Surabaya – Jakarta. Pemberitaan tersebut membuat citilink menjadi sorotan publik karena pertama kalinya citilink diterpa isu negatif. Hal tersebut dapat mempengaruhi citra perusahaan yang telah dibangun oleh citilink.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan melakukan penyebaran kuisioner kepada responden. Responden dalam penelitian ini adalah pengguna jasa penerbangan yaitu penumpang pesawat di bandara internasional Husen Sastranegara Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberap besar pengaruh Berita Pilot Citilink Mabuk terhadap Citra Maskapai Citilink.Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa diperoleh nilai t hitung sebesar -3.704. Karena nilai t hitung (-3,704) < -t tabel (-1,980), maka ho ditolak. Artinya, terdapat pengaruh Berita Pilot Mabuk Citilink terhadap Citra Citilink. Berdasarkan hasil perhitungan mengenai adanya hubungan antara Berita pilot mabuk citilink dengan citra citilink didapat korelasi (r) sebesar -0,350 yang berarti terdapat hubungan yang rendah antara berita pilot citilink mabuk terhadap citra citilink. Dari hasil tersebut maka didapat koefisien determinasi yaitu sebesar 12,3%. Kata Kunci : Citilink, Pengaruh Berita, Citra Perusahaan
Referensi
Ardianto, Elvinaro. Komala, & Lukiati. Karlinah, S. (2009). Komunikasi massa suatu. Pengantar Edisi Revisi.
Arikunto, S. (2006). , Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktek, edisi. Revisi, PT, Rineka Cipta, Jakarta.
As.Haris.Sumadiria. (2005). Jurnalistik Indonesia, menulis berita dan feature,. Panduan Praktis Jurnalis Profesional. Penerbit PT. Remaja.
Cangara, & H. Hafied; Pengantar Ilmu Komunikasi; PT Raja Grafindo. Persada, Jakarta. (2008).
Cutlip-Center-Broom. (2006). Effective public relations, edisi kesembilan, kencana. Prenada Media Group, Jakarta.
Djamal Hidjanto, F. A. (2011). Dasar-dasar penyiaran, jakarta: Prenada media group.
Dr. Riduwan, M. (2010). Skala pengukuran variabel-variabel penelitian. Alfabeta, Bandung.
Effendi, O. U. (2003). Televisi siaran teori dan praktek. PT Alumni. Bandung.
Effendy, O. U. (2007). Ilmu komunikasi (teori dan praktek). PT. Remaja Rosdakarya.
everin, W. J., & Tankard, J. W. (1979). Communication theories, origins methods uses.
Henslowe, P. (2003). , Public relations – a practical guide to the. Basics, Crest Publishing House.
Hovland, J., & Kelley. (1953). , Comunication and persuasion. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Jefkins, F. (2004). Public relations. PT. Erlangga.
Kasali, R. (1994). Manajemen public relations, konsep dan aplikasinya di Indonesia. Pustaka Utama Grafiti.
Melvin, L., De Fleur, B.-R., & Sandra. (1982). Theories of mass jakarta: Pt gramedia pustaka utama.
Siregar, A. (1998). Bagaimana meliput dan menulis berita untuk media massa. Yogyakarta.
Sugiyono. (2008). Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta.
Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan kombinasi (mixed. Methods). Bandung.
. Pengantar Jurnalistik : Seputar Organisasi, Produk, dan Kode Etik. Bandung.
Singarimbun, M., & Effendi, S. (2008). Metode penelitian survai. Pustaka.



