Pengaruh Kompetensi Dan Audiensi Terhadap Kualitas Audit
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kompetensi auditor dan independensi terhadap kualitas audit pada KAP di Bandung. Kualitas audit ditentukan oleh 2 hal, yaitu kompetensi (keahlian) dan independensi, kedua hal tersebut berpengaruh langsung terhadap kualitas dan secara potensial saling mempengaruhi. Auditor akan dikatakan kompeten atau ahli jika data menemukan pelanggaran dan auditor dikatakan independen jika dapat melaporkan pelanggaran tersebut dengan baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa masalah banyak dihadapi yang berkaitan dengan penurunan kualitas audit adalah kurangnya review terhadap kertas kerja.. Teknik pengambilan sampel menggunakan Nonprobability sampling yang tidak memberi peluang atau kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda yang diolah dengan menggunakan software SPSS (Statistical Product Moment and Service Solution) version 20.0 for windows. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan software SPSS, kompetensi auditor dan independensi berpengaruh secara simultan terhadap kualitas audit pada KAP di Bandung. Kemudian pengujian secara parsial, menunjukkan hasil bahwa kompetensi auditor dan independensi memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas audit pada KAP di Bandung. Kata Kunci: Kompetensi Auditor, Independensi, Kualitas Audit
Referensi
Agoes, S., & Ardana, C. (2009). Etikabisnisdanprofesi. SalembaEmpat.
Agoes, S. (2004). Auditing. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Akdon, & Ridwan. (2010). Rumus dan data dalam analisis statistika. Cet 2. Alfabeta.
Arens, A. A., Elder, R. J., & Beasley, M. S. (2012). Auditing and assurance servicean integrated approach, 14th edition. England: Pearson Education Limited.
Bawono, I. R., & Singgih, E. M. (2010). Faktor-faktor dalam diri auditor dan kualitas audit (studi pada KAP big four di Indonesia). Jurnal Akuntansi Auditing Indonesia Vol. 14 No. 2.
Christiawan, Y. (2002). Kompetensidanindependensiakuntanpublik :Refleksihasilpenelitianempiris. JurnalAkutansi&Keuangan 4(2).
Castellani, J. (2008). Pengaruhkompetensidanindependensi auditor padakualitas audit. JurnalTrikomika7(2)Choo, F. & Ken, T.
T. (1991). The relationship between knowledge structure and judgements for experienced auditors. The Accounting Review, July:464–485.
De Angelo, L. E. (1981). Auditor size and audit quality. Journal of Accounting and Economics, 3: 183–199.
Deis, D., & Giroux, G. (1992). Determinants of audit quality in the public sector. The Accounting Review, 67, 3, 462–479 ISSN : 2355–9357 e-Proceeding of Management : 4(3)Desember 2017 | Page 2789.
Djamil, N. (2011). Faktor-faktor yang mempengaruhikualitas audit padasektor public danbeberapakarakteristikuntukmeningkatkannya. Riau. ( aksestanggal 26 April 2016. Http://nasrullahdjamiluin.blogspot.com/2011/03/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html)Di
Elfarini, E. C. (2007). Pengaruhkompetensidanindependensi auditor terhadapkualitas audit. Penelitian. UniversitasNegeri Semarang.
Octavia, E., & RasyidWidodo, N. (2015). The effect of competence and independence of auditors on theauditquality. Widyatamauniversity.
Ghozali, I. (2011). Aplikasianalisis multivariate dengan program IBM SPSS 19. EdisiKelima. BadanPenerbitUniversitasDiponegoro.
Indonesia, I. (2001). Standarprofesiakuntanpublikjanuari 2001. SalembaEmpat.
Indonesia, I. (2011). Standarprofesiakuntanpublik 31 maret 2011. SalembaEmpat.
Indah, S. (2010). Pengaruhkompetensidanindependensi auditor terhadapkualitas auditskripsipadafakultasekonomiuniversitasdiponegoro; tidakditerbitkan irawati, ST.
Nur. (2011). Pengaruhkompetensidanindependensi auditor terhadapkualitas audit padakantorakuntanpublik di makasar, skripsipadafakultasekonomiuniversitashassanudinmakassar ;tidakditerbitkan.
Lee, T., & Stone, M. (1995). Competence and independence: The congenial twins of auditing? Journal of Business Finance and Accounting.
Mulyadi. (2002). Auditing. EdisiKeenam. SalembaEmpat.
Mulyadi. (2011). Auditing. Salemba Empat.
Rapina, L. M. S., & Carolina, V. (2010). Pengaruh independensi eksternal auditor terhadap kualitas pelaksanaan audit (studi kasus pada beberapa kantor Akuntan publik di bandung). Akurat.
Jurnal Ilmiah Akuntansi No.2 Tahun ke-1 Mei-Agustus 2010.
Saripudin, N. H., & Rahayu. (2012). Pengaruh independensi, pengalaman, due professional care dan akuntabilitas terhadap kualitas audit. Jurnal Binar Akuntansi, (1)1, 4–13.
Sekaran, U. (2007). Research methods for business (metodologi penelitian untuk bisnis) buku 1. Salemba Empat.
Sekaran, U. (2006). Research methods for business (metodologi penelitian untuk bisnis) buku 2. Salemba Empat.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2010). Edisi 5, research method for business: A skill building approach. John Wiley @ Sons, New York.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2013). Research methods for business. United Kingdom: Jhon Wiley & Sons Ltd.
Sugiyono. (2010). Statistika untuk penelitian. Alfabeta.
Sunjoyo, et al. (2013). Aplikasi SPSS untuk SMART riset (program IBM SPSS 21. 0). Alfabeta.
Tjun, Lauw Tjun.Marpaung, E., & Setiawan, S. (2012). Pengaruh kompetensi dan independensi auditor terhadap kualitas audit. Jurnal Akuntansi Vol. 4 No. 1.
Tubbs, R. M. (1992). The effect of experience on the auditor’s organization and amount of knowledge. The Accounting Review, Oktober: 783–801.



