Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure Sebagai Representasi Nilai Kemanusiaan Terhadap Film The Call
Abstrak
Film The Call adalah film yang mengangkat cerita seorang petugas telfon darurat di Amerika Serikat. Film ini bertema kemanusiaan. Dengan adanya permasalahan kemanusiaan melalui kriminalitas yang ada di masyarakat, hal ini adalah cermin sulitnya mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan yang terjadi pada orangperorang, kelompok, bahkan hingga Negara. Melalui film ini, peneliti akan menganalisis nilai kemanusiaan yang direpresentasikan melalui adegan, dialog dan setting melalui scene-scene yang telah dipilih oleh peneliti. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Penelitian ini menggunakan metode analisis semiotika dari Ferdinand De Saussure dan unit analasis berupa gambar yang berisi interpretasi dalam scene-scene film. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna penanda dan petanda pada adegan, dialog dan setting dalam film The Call. Hasil dari penelitian yang berjudul “Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure Sebagai Representasi Nilai Kemanusiaan terhadap Film The Call†ini adalah adanya pesan-pesan yang tersembunyi pada film ini. Berdasarkan analisis semiotika Ferdinand De Saussure, terdapat representasi nilai kemanusiaan melalui adegan, dialog dan setting. Adapun nilai kemanusiaan yang tampak pada film The Call ini adalah (1) Kepedulian terhadap sesama manusia (2) Rela berkorban demi keselamatan masyarakat (3) Tolong-menolong bekerja sama di tengah kesulitan (4) Menempatkan kepentingan masyarakyat di atas kepentingan pribadi.Referensi
Ardianto, E., dkk. (2007). Metode penelitian kualitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Barthes, R. (2007). Petualangan semiologi. Pustaka Pelajar.
Barthes, R. (2011). Mitologi. Bantul: Kreasi Wacana.
Berger, A. A. (2010). Pengantar semiotika: Tanda-tanda kebudayaan kontemporer. Tiara Wacana.
Danesi, M. (2010). Pengantar memahami semiotika media: Yogyakarta: Jalasutra.
Effendy, H. (2009). Mari membuat film: Panduan menjadi produser (edisi kedua). Erlangga.
Ekapriyono, A. (2005). The spirit of pluralism: Menggali nilai-nilai kehidupan mencapai kearifan. PT Elex Media Komputindo.
McQuail, D. (1987). Teori komunkasi massa: Suatu pengantar (edisi kedua). Erlangga.
McQuail, D. (2012). Teori komunikasi massa. Salemba Humanika.
Pratista, H. (2008). Memahami film. Homerian Pustaka.
Pujileksono, S. (2015). Metode penelitian komunikasi kualitatif. Intrans Publishing.
Salim, A. (2006). Teori paradigma: Penelitian sosial. Tiara Wacana.
Seligman, E. P. M., & Peterson, C. (2004). Character strengths and virtues, a handbook and classification. American Psychological Association. Oxford University Press.
Sobur, A. (2013). Semiotika komunikasi. Remaja Rosdakarya.
Vera, N. (2015). Semiotika dalam riset komunikasi (cetakan kedua). Ghalia Indonesia.
Vivian, J. (2008). Teori komunikasi massa. Kencana. Vernon, Mark (2015. Mengeksplorasi Humanisme. PT Indeks.



