Pengaruh Tagline #thinkpink Terhadap Brand Association Bright Gas 5,5 Kg Di Jabodetabek
Abstrak
Hampir setiap iklan yang dipublikasikan mengandung slogan atau tagline yang dibuat untuk mengekspresikan maksud produk dan memudahkan konsumen untuk mengingatnya. Tagline yang mudah diingat tersebut membuat konsumen mengasosiasikan tagline dengan mereknya. Brand association sendiri terbentuk ketika semakin banyak pengalaman konsumen dalam mengonsumsi merek atau semakin sering konsumen terpapar oleh merek. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh tagline #ThinkPink terhadap brand association Bright Gas 5,5 kg di Jabodetabek. Variabel tagline #ThinkPink (X) terbagi menjadi tiga indikator berdasarkan karakteristik asosiatif slogan yaitu relevancy, extremity, dan specificity. Variabel brand association Bright Gas 5,5 kg (Y) juga terbagi menjadi tiga indikator yaitu atribut, manfaat, dan sikap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Populasi pada penelitian ini merupakan penduduk wanita berusia 25-44 tahun di Jabodetabek dan melalui perhitungan dengan tingkat kesalahan 10% diperoleh sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non-probability sampling dan dengan metode purposive sampling. Pengujian hipotesis penelitian ini dilakukan menggunakan koefisien determinasi dan uji F lalu dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana melalui SPSS IBM versi 22. Berdasarkan perhitungan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa tagline #ThinkPink 44,1 % berpengaruh terhadap brand association Bright Gas 5,5 kg di Jabodetabek dengan persamaan regresi Y= 7,292+1,132X. Sisanya sebesar 59,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Referensi
[2] [3] [4]
Altstiel, T., & Grow, J. (2006). Advertising strategi creative tactics from outside/in. Sage Publications, Inc. Belch, George Edward dan Belch, Michael A. (2012). Advertising and Promotion: An Integrated Marketing Communication Perspective. McGraw Hill-Irwin [9] [10] [11].
Sekaran, U. (2011). Metodologi penelitian untuk bisnis, edisi 4. Salemba Empat Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Alfabeta. Sunyoto, Danang. (2012). Analisis Validitas & Asumsi Klasik, Cetakan I. Penerbit Gava Media.
Sunyoto, D. (2012). Dasar-dasar manajemen pemasaran, cetakan pertama. CAPS.
Tjiptono, F. (2011). Manajemen & strategi merek. Andi.
Elif Akagün Ergin, H. Ö., & Özsaçmacı, B. (2006). The effect of brand associations: A field study on turkish consumers. Turkey. Çankaya University. Diakses pada Rabu, 12 Oktober 2017 pukul 23.09 WIB. Dikutip dari. https://www.researchgate.net/publication/266441327_The_Effect_Of_Brand_Associations_A_Field_Study_On_Turkish_Consumers
Severi, E., & Ling, K. C. (2013). Ghozali, imam. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro Kennedy, John E. dan Soemanagara, R. Dermawan. (2006). Marketing Communication Taktik dan Strategi. PT Buana Ilmu Populer Morissan. (2010). Periklanan: Komunikasi Pemasaran Terpadu, Edisi Pertama. Kencana [6] [7].
O’Guinn, Thomas Clayton, A., Chris T., S., Richard, J., & Scheinbaum, A. C. (2015). Advertising and integrated brand promotion, seventh edition. Stamford: Cengage Learning Priyatno, Duwi. (2013). Analisis Korelasi, Regresi dan Multivariate dengan SPSS. Gava Media Riduwan. 2006. Metode & Teknik Menyusun Tesis. Alfabeta.



