Pengaruh Komisaris Independen, Reputasi Kap, Persistensi Laba, Dan Struktur Modal Terhadap Kualitas Laba (Studi Pada Perusahaan Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2013)
Abstract
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel independen (komisaris independen, reputasi KAP, persistensi laba, dan struktur modal) terhadap variabel dependen (kualitas laba). Penelitian ini dikategorikan ke dalam penelitian deskriptif verifikatif yang bersifat kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009 sampai dengan tahun 2013. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu pemilihan sampel dengan kriteria tertentu, sehingga didapat sampel dalam penelitian ini sebanyak empat perusahaan telekomunikasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Komisaris independen, persistensi laba, struktur modal, dan kualitas laba diukur dengan skala rasio, sedangkan reputasi KAP diukur dengan menggunakan skala nominal dengan variabel dummy. Hasil penelitian baik secara simultan maupun parsial menunjukkan bahwa semua variabel independen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas laba. Kata kunci: Komisaris Independen, Kualitas Laba, Persistensi Laba, Reputasi KAP, dan Struktur Modal ABSTRACT The purpose of this research was to know the influence of independent board of commissioner, Audit firm’s reputation, earnings persistence, and capital structure on earnings quality. This research was classified to descriptive verificative causality research. The population of this research was all telecommunication sub sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2009 to 2012. Sampling was purposive sampling technique was selection of samples with specific criteria, so that samples obtained in this study was four telecommunication companies. Data was analyzed by multiple regression analysis. Independent board of commissioner, earnings persistence, capital structure, and earnings quality was measured by ratio scale. Audit firm’s reputation was measured by using nominal scale by dummy variable. Earnings quality was measure by earnings response coefficient. The result 1 ISSN : 2355-9357 e-Proceeding of Management : Vol.1, No.3 Desember 2014 | Page 418 2 of this research was either stimultanly or partialy, all of independent variables had no significant influence on the earnings quality. Keywords: Audit Firm’s Reputation, Capital Structure, Earnings Persistence, Earnings Quality, and Independent Board Of CommissionerReferences
Pranata, M. (2012, 11 Juni). 8 kasus penipuan saham terbesar sepanjang sejarah. . www.financedetik.com/read/2012/06/11/073614/1937612/6/8-kasus-penipuan-saham-terbesarsepanjang-sejarah [10 Februari 2014].
Priadana, S., & Muis, S. (2009). Metodologi penelitian ekonomi dan bisnis. Graha Ilmu.
Purwanto, A. (2009). Karakteristik perusahaan, praktik corporate governance, keputusan keuangan, perataan laba dan nilai perusahaan. Jurnal Magister Akuntansi. 9(2): 175–189.
Rachmawati, A., & Triatmoko, H. (2007). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas laba dan nilai perusahaan. Simposium Nasional Akuntansi X, Makasar.
Rahmawati. (2012). Teori akuntansi keuangan. Graha Ilmu.
Riyatno. (2007). Pengaruh keuangan dan bisnis. Jurnal Keuangan dan Bisnis, 5(2): 148–162.
Romasari, S. (2009). Pengaruh persistensi laba, struktur modal, ukuran perusahaan, dan alokasi pajak antar periode terhadap kualitas laba. Skripsi. Universitas Negeri Padang. Padang.
Rosdini, D. (2010). Pengaruh investment opportunity set dan corporate governance terhadap kualitas laba. Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Vol. V, No.2.
Rupilu, W. (2011). Pengaruh mekanisme corporate governance terhadap kualitas laba dan nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Jurnal Akuntansi, Manajemen Bisnis, dan Sektor Publik. 8(1): 101–127.
Sanusi, A. (2011). Metodologi penelitian bisnis. Salemba Empat.
Sekaran, U. (2006). Research methods for business: Metode penelitian untuk bisnis (buku 2, edisi 4). Salemba Empat.. (2007). Research Methods for Business: Metode Penelitian untuk Bisnis (Buku 1, Edisi 4). Salemba Empat.
Siallagan, H., & Machfoedz, M. (2006). Mekanisme corporate governance, kualitas laba dan nilai perusahaan. Simposium Nasional Akuntansi 9 , Padang.
Silalahi, U. (2009). Metode penelitian sosial. Refika Aditama.
Sjahrial, D. (2008). Manajemen keuangan (edisi 2). Mitra Wacana Media.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Alfabeta.
Suharsaputra, U. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kuantitatif, dan tindakan. Refika Aditama.
Sunarto. (2010). Peran persistensi laba terhadap hubungan antara keagresifan laba dan biaya ekuitas. Kajian Akuntansi. 2(1): 22–38.
Sunyoto, D. (2011). Metodologi penelitian untuk ekonomi (alat statistik dan analisis output komputer). CAPS. . (2013). Metodologi Penelitian Akuntansi. Refika Aditama.
Surifah. (2010). Kualitas laba dan pengukurannya. Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi. 8(2).
Surya, I., & Yustiavandana, I. (2008). Penerapan good corporate governance: Mengesampingkan hak-hak istimewa demi kelangsungan usaha. Kencana.
Susanto, Y. K. (2012). Determinan koefisien respon laba. Jurnal Akuntansi danManajemen. 23(3): 153–163.
Sutojo, S., & E. John Aldridge. (2008). Good corporate governance tata kelola perusahaan yang sehat. Damar Mulia Pustaka.
Tjondro, E. (2007). Pengaruh level of assurance, reputasi kantor Akuntan publik, struktur modal calon debitur, dan ukuran bank terhadap keputusan pemberian kredit bank di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 9(2): 52–64.
Triani, A., & Nikmah. (2006). Reputasi penjamin emisi, reputasi auditor, persentase penjamin emisi, ukuran perusahaan, dan fenomena underpricing: Studi pada bursa efek jakarta. Simposium Nasional Akuntansi 9, Padang.
Ujiyantho, M. A., & Pramuka, B. A. (2007). Mekanisme corporate governance, manajemen laba dan kinerja keuangan. Simposium Nasional Akuntansi X, Makassar. ISSN : 2355–9357 e-Proceeding of Management : 1(3)Desember 2014 | Page 435 19.
Umar, H. (2008). Metode penelitian untuk skripsi dan tesis bisnis (edisi kedua). RajaGrafindo Persada.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 Perseroan Terbatas. 16 Agustus 2007.
Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 106. Jakarta.
Widjaja, F. P., & Maghviroh, R. E. (2011). Analisis perbedaan kualitas laba dan nilai perusahaan sebelum dan sesudah adanya komite pada bank-bank go public di Indonesia. The Indonesian Accounting Review. Vol. 1, No2: 117–134.
Wirartha, I. M. (2006). Metodologi penelitian sosial ekonomi. Andi.
Yadiati, W. (2007). Teori akuntansi: Suatu pengantar. Kencana Perdana.
Yuniar, M. (2013, 25 Juni). Penetrasi industri telekomunikasi 120 persen. Tempo . www.tempo.co/read/news/2013/06/25/090491183/Penetrasi-Industri-Telekomunikasi-120–Persen [12 Februari 2014]. www.idx.co.id, 2014.



