Komunikasi Dakwah Di Media Sosial (analisis Semiotika John Fiske Tentang Video One Minute Booster “sabar†Pada Akun Instagram @pemudahijrah)
Abstract
Abstrak Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat, saat ini penyampaian dakwah dapat menggunakan media visual, contohnya dengan menggunakan video. salah satunya adalah video One Minute Booster. One Minute Booster adalah video dakwah yang diunggah oleh akun Instagram milik komunitas gerakan pemuda hijrah. Salah satu videonya yang berjudul “Sabar†menjelaskan mengenai keutamaan dari sabar. Di dalam video tersebut terdapat potongan-potongan gambar bergerak yang melukiskan tanda-tanda dari sabar.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna kode semiotika mengenai komunikasi dakwah tentang sabar dalam level realitas, level representasi, dan level ideologi. Untuk mencapai tujuan penelitian, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan semiotika John Fiske berdasarkan The Codes Of Television yang terbagi kedalam tiga level, yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi dakwah tentang sabar diperlihatkan dengan menampilkan seorang pemuda dengan aktivitas yang dikerjakannya. Pada level realitas, komunikasi dakwah tentang sabar ditunjukkan melalui kode kostum, gerakan, ekspresi, seting , dan teks. Pada level representasi penggambaran komunikasi dakwah ditunjukkan melalui kode kamera, suara, dan musik. Pada level ideologi, komunikasi dakwah sabar direpresentasikan pada keutamaan-keutamaan sabar. Kata kunci : Komunikasi Dakwah, Pemuda Hijrah, Semiotika, Semiotika John Fiske. Abstract Along with increasingly rapid development of technology and information, nowadays delivering da’wah can use visual media, such as video. One of the example is named, “One Minute Boosterâ€. It’s da’wah videos that were uploaded by an Instagram account from a hijra youth community movement. One of the video named “Sabarâ€, explains the virtue of patience. In this video, there were several scenes that describe signs of patience. The purpose of this research is to understand the semiotic meaning behind da’wah communication about patience on the level of reality, representation and ideology. To achieve the purposes, researcher use qualitative research method with John Fiske’s semiotic approach. Based on “The Codes of Television†which is divided into three levels, such as reality level, representation level, and ideology level. The result shows that da’wah communication about patience was shown by showing a man with the activities that he is doing. On reality level, da’wah communication about patience was shown through the code of costume, movement, expression, seting , and text. While on representation level, the depiction of da’wah communication was shown through the code of camera, sound, and music. Lastly, on the level of ideology, da’wah communication about patient was represented in patience virtue. Keywords : Da’wah Communication, Pemuda Hijrah, Semiotic, John Fiske’s Semiotic
References
Al-Qaradhwi, Yusuf. 2003. SABAR, Sifat Orang Beriman. Jakarta. Robbani Press.
Piliang, Amir Yasraf. 2016. Hipersemiotika: Tafsir Cultural Studies atas Matinya Makna. Yogyakarta. Jalasutra.
Bungin, Burhan. 2011. Imaji Media Massa: Konstruksi dan Makna Realitas Sosial Iklan Televisi dalam Masyarakat Kapitalistik. Yogyakarta: Jendela.
Bungin, Burhan. 2011. Penelitian Kualitatif : Komunkasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta. Kencana Prenada Media Group.
Bungin, Burhan. 2013. Metode Penelitian Sosial dan Ekonomi. Jakarta. Kencana Prenada Media Group.
Cangara, Hafied. 2017. Perencanaan dan Strategi Komunikasi. Depok. PT Rajagrafindo Persada.
Cangara, Hafied. 2016. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta. PT Raja Grafindo Persada.
Danesi, Marcel. 2010. Pesan, Tanda, dan Makna : Buku Teks Dasar Mengenai Semiotika dan Teori Komunikasi. Yogyakarta. Jalasutra.
Hafidhuddin, Didin. 1998. Dakwah Aktual. Jakarta. Gema Insani Press.
Ibrahim. 2015. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung. Alfabeta.
Ibrahim, Irfan. 2016. Pengantar Ilmu Komunikasi. Yogyakarta. Buku Litera Yogyakarta.
Izzati, Putri Iva. 2011. Teori Komunikasi Massa. Jakarta. Salemba Hunanika.
Ma’arif, Bambang Syaiful. 2010. Komuikasi Dakwah Paradigma Untuk Aksi. Bandung. Simbiosa Rekatama Media.
Ma’arif, Bambang Syaiful. 2015. Psikologi Komunikasi Dakwah. Bandung. Simbiosa Rekatama Media.
Moleong, Lexy J. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif: Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nasrullah, Rulli. 2015. Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya, Dan Sosioteknologi .Bandung. Simbiosa Rekatama Media.
Nasrullah, Rulli. 2015. Media Sosial prosedur, Trend dan Etika. Bandung. Simbiosa Rekatama Media.
Nugroho, Sarwo. 2014. Teknik Dasar Videografi. Yogyakarta. CV Andi Offset.
Sobur, Alex. 2013. Semiotika Komunikasi. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.
Soehoet, Hoeta. 2002. Media Massa –Manajemen. Jakarta. Yayasan Kampus Tercinta IISIP Jakarta.
Verawati, Sri Noor. 2011. How To Shoot Video That Doesn’t Suck (Cara Asyik Cara Bikin Video Ciamik). Jakarta. PT Serambi Ilmu Semesta.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatf Kualitatif dan RND. Bandung. Alfabeta.
Vera, Nawiroh. 2014. Semiotika dalam Riset Komunikasi. Bogor. Ghalia Indonesia. ISSN : 2355-9357 e-Proceeding of Management : Vol.6, No.1 April 2019 | Page 1559
Vera,Nawiroh. 2016. Komunikasi Massa. Bogor.Ghalia Indonesia
Skripsi :
Fauziah, Della Ratna Puspita. 2017. Bias Gender dalam Iklan Televisi (Analisis Semiotika John Fiske pada Iklan Ramadhan Line). Skripsi pada Universitas Telkom. Tidak diterbitkan.
Rahayu, Lenggawati. 2017. Kritik Sosial pada Video Youtube “TV Jasamu Tiada…” (Analisis Semiotika John Fiske Mengenai Kritik Sosial Pada Video Youtube “TV Jasamu Tiada…”). Skripsi pada Universitas Telkom. Tidak diterbitkan.
Taefur, Iqbal Yusuf Martadinata. 2017. Pergeseran Makna Maskulinitas pada Iklan Nivea Deo Man Invisible Black and White (Analisis Semiotika John Fiske). Skripsi pada Universitas Telkom. Tidak diterbitkan.
Situs :
https://www.slideshare.net/FlashStock/instagram-marketing-strategy-ebook ( diakses pada 24 Agustus 2018)
https://bisnis.tempo.co (diakses pada 25 Agustus pukul 14.30 WIB)
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/02/09/berapa-pengguna-instagram-dari-indonesia (diakses pada 25 Agustus 208)
https://get.simplymeasured.com/rs/135-YGJ-288/images/2017_1-Ultimate-Instagram_eBook-Final2.pdf (diakses pada 24 Agustus 2018)
(https://bisnis.tempo.com diakses pada 25 Agustus pukul 14.30 WIB)
https://kelasfotografi.com/pemula/mengenal-macam-macam-teknik-pengambilan-gambar/ (diakses pada 19 November 2018)
http://www.tribunnews.com/tag/tawuran-pemuda (diakses pada 26 Desember 2018)
https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-43693188 (diakses pada 31 Desember 2018)



