Pengaruh Employee Engagement Terhadap Kinerja Karyawan Bank Jabar Banten Cabang Soreang
Abstract
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh employee engagement terhadap kinerja karyawan Bank Jabar Banten Cabang Soreang. Unit analisisnya adalah sampel keseluruhan sebanyak 75 orang karyawan BJB Cabang Soreang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang berisi 43 pernyataan. Teknik analisis menggunakan analisis jalur, dan data dihitung menggunakan program SPSS Version 20 for Windows. Analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa tingkat employee engagement tergolong kuat, dimana tingkat kepuasan karyawan adalah sebesar 79,58%, tingkat komitmen karyawan sebesar 81,11%, tingkat advokasi sebesar 81,86% dan tingkat kinerja karyawan sebesar 81,97%. Hasil perhitungan menggunakan analisis jalur membuktikan bahwa kepuasan, komitmen dan advokasi sebagai variabel bebas secara simultan mempunyai pengaruh signifikan sebesar 80,85% terhadap kinerja karyawan sebagai variabel terikat. Secara parsial kepuasan mempunyai pengaruh yang signifikan yaitu sebesar 36,90%, komitmen mempunyai pengaruh yang signifikan sebesar 30,80% dan advokasi mempunyai pengaruh yang signifikan sebesar 37,40%. Besar pengaruh dari employee engagement terhadap kinerja karyawan BJB Cabang Soreang sebesar 92,00%. Sebagai tindak lanjut dari penelitian ini, manajemen sumber daya manusia BJB Cabang Soreang perlu lebih memperhatikan dalam hal perekrutan karyawan baru serta memperhatikan metoda seleksi penerimaan karyawan baru. Sehingga perusahaan akan mendapatkan calon karyawan yang memiliki tingkat employee engagement yang tinggi. Kata kunci : employee engagement, keterikatan, kinerja karyawan. Abstract The purpose of this research is to analyze the influence of employee engagement toward employee’s job performance. The analytical unit is a total sampling of 75 employees of BJB Cabang Soreang. The data is collected using a questionnaire with 43 questions. The analysis technique is path analysis, and the data is calculated using SPSS Version 20 for Windows. Descriptive statistical analysis showed that the level of employee engagement is 79,58% considered as strong or high which the level of employee’s job satisfaction is 81,86%, and the level of employee’s job performance is 81,97%. The results of path analysis proved satisfaction, commitment and advocacy as dependent variables have simultaneously significant effect toward the employee’s job performance as independent variable at 80,85%. Partially, satisfaction has significant effect at 36,90%, commitment has significant effect at 30,80% and advocacy has significant effect at 37,40%. Employee engagement has significant effect on the employee’s job performance at 92,00%. The implications of this research, human resources management of BJB Cabang Soreang should maintain the recruitment of new employees and put more attention on the methods of the recruitment of new employees. So the company would get the employee candidates who have high employee engagement. Keywords: employee engagement, engagement, employee’s job performance.References
Akbar, M. R. (2013). Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Employee Engagement (Studi Pada Karyawan PT. Primatexco Indonesia Di Batang). Journal of Social and Industrial Psychology, 2(1), 11–14.
Ardana, I. K., Mujiati, N. W., & Utama, I. W. M. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi VI, Cet. 13). Jakarta: Rineka Cipta.
Bernardi, J., & Russel, J. A. (1998). Human Resource Management: An Experimental Approach. McGraw-Hill International.
Choo, L. S., Mat, N., & Al-Omari, M. (2013). Organizational Practices and Employee Engagement: A Case of Malaysian Electronic Manufacturing Firms. Business Strategy Series, 14(1), 3–10.
Darmawan, D. (2013). Prinsip-Prinsip Perilaku Organisasi. Surabaya: Pena Semesta.
Fadli, U. M., Martini, N., & D., N. (2012). Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Dosen Universitas Singaperbangsa Karawang. Jurnal Manajemen, 9(2), 678–704.
Fahrani, D., Wessiani, N. A., & Santosa, B. (2012). Analisis Komitmen Organisasi dan Employee Engagement pada PT. Semen Gresik Tbk (Tesis master tidak diterbitkan). Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.
Faisal, A. R. (2014). Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Employee Engagement (Studi Kasus di PT. Graha Sarana Duta Area IV PAMASUKA dan Bali) (Tesis master tidak diterbitkan). Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Telkom, Bandung.
Gomes, F. C. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Andi.
Hasibuan, H. M. S. (2002). Manajemen Dasar, Pengertian dan Masalah. Jakarta: Bumi Aksara.
Hughes, J. C., & Rog, E. (2008). Talent Management: A Strategy for Improving Employee Recruitment, Retention and Engagement Within Hospitality Organizations. International Journal of Contemporary Hospitality Management, 20(7), 743–757.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2005). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Bandung: Refika Aditama.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2005). Perilaku Dan Budaya Organisasi. Bandung: Refika Aditama.
Markos, S., & Sridevi, S. (2010). Employee Engagement: The Key to Improving Performance. International Journal of Business and Management, 5(12), 89–96.
Mas’ud, F. (2004). Survai Diagnosis Organisasional Konsep & Aplikasi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia (Buku 1 & 2, Terjemahan). Jakarta: Salemba Empat.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2006). Human Resource Management (Alih Bahasa). Jakarta: Salemba Empat.
Muhadi. (2007). Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Komitmen Organisasional Dalam Mempengaruhi Kinerja Karyawan (Studi pada Karyawan Administrasi Universitas Diponegoro) (Tesis master tidak diterbitkan). Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Diponegoro, Semarang.
Murnianita, F. B. (2012). Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Employee Engagement Pada PT. PLN Pusdiklat (Tesis master tidak diterbitkan). Universitas Indonesia, Jakarta.
Moeheriono. (2009). Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia.
Pasolong, H. (2010). Manajemen Konflik. Bandung: Alfabeta.
Rachmawati, I. K. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Andi.
Riduwan. (2010). Metode Dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.
Riduwan, & Kuncoro, E. A. (2012). Cara Menggunakan dan Memaknai Analisis Jalur (Path Analysis). Bandung: Alfabeta.
Riduwan. (2013). Dasar-dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.
Rifai, V., & Sagala, E. J. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Rio, B. (2008). Pengaruh Budaya Organisasi dan Kepuasan Kerja Karyawan terhadap Kinerja Karyawan Telkom Management Consulting Center (Telkom MCC) (Tesis master tidak diterbitkan). Institut Manajemen Telkom, Bandung.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2009). Organizational Behavior (13th ed.). New Jersey: Pearson Education.
Rukmana, A. (2014). Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Organisasi Terhadap Employee Engagement Di BPJS Ketenagakerjaan (Tesis master tidak diterbitkan). Universitas Telkom, Bandung.
Saks, A. M. (2006). Antecedents and Consequences of Employee Engagement. International Journal of Managerial Psychology, 21(7), 600–619.
Sarjono, H., & Julianita, W. (2011). SPSS vs LISREL: Sebuah Pengantar, Aplikasi untuk Riset. Jakarta: Salemba Empat. Schieman, W. A. (2011). Reinventing Talent Management: How to Maximize Performance in the New Marketplace, Alignment Capability, Engagement. Jakarta: PPM Manajemen.
Sekaran, U. (2006). Metodologi Penelitian Untuk Bisnis (Buku 1, Edisi 4). Jakarta: Salemba Empat.Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D (Cet. 20). Bandung: Alfabeta.
Suwatno, & Priansa, D. J. (2011). Manajemen SDM dalam Organisasi Publik dan Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Utama, I. W. M. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia. Denpasar: UPT Universitas Udayana.



