Pengembangan Konten Digital Gambar dan Video Media Sosial Instragram dan Youtube Badan Narkotika Nasional Kota Depok
Abstrak
Badan Narkotika Nasional Kota Depok adalah salah satu Lembaga pemerintahan yang menangani pencegahan dan penyalahgunaan narkoba di kota Depok. Dalam mengedukasi masyarakat Badan Narkotika Nasional Kota Depok menggunakan Konten sosial media melalui Youtube dan Instagram. Namun dalam pengimplementasian konten tersebut menurut instansi masih sangat kurang menarik bagi masyarakat sehingga tidak banyak yang menonton konten sosial media BNN Kota Depok. Proyek akhir ini bertujuan untuk membantu Badan Narkotika Nasional Kota Depok untuk membuat konten sosial media yang menarik, tertata dan dapat meningkatkan jumlah views dan like melalui konten sosial media yang penulis buat. Dalam pembuatan konten sosial media penulis menggunakan Software editing seperti Adobe Premiere Pro, Adobe Illustrator, Adobe Photoshop, Audacity dan Canva. Untuk pengambilan gambar penulis menggunakan kamera HP pribadi penulis yaitu iphone 11 pro. Dan untuk editing penulis menggunakan Laptop pribadi penulis yaitu ASUS ROG G531GD. Metode yang digunakan dalam proyek akhir ini adalah Metode Design Thinking. Konten yang dibuat berupa video dokumentasi kegiatan, konten video shorts/reels instagram, Banner/Spanduk untuk kegiatan instansi. Melalui Upaya pengembangan konten digital, Badan Narkotika Nasional Kota Depok telah berhasil meningkatkan jumlah viewers dan like secara signifikan. serta feedback positif dari Masyarakat pada akun social media BNN Kota Depok.
Kata kunci— Konten Digital, Konten Creator, BNN
Referensi
Novita Eleanora, F. (2011). BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA SERTA USAHA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGANNYA (Suatu Tinjauan Teoritis). Jurnal Hukum, XXV, 439- 452. [2] Onida, M. (2013). TUGAS DAN PERANAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN)DALAM DUNIA PENDIDIKAN SMU DI KOTA DEPOK. EPIGRAM (eJournal), 9(2). -doi.org/-doi.org/10.32722/epi.v9i2.53 [3] Masruroh, N. (2022). Media Sosial Dalam Lanskap Masyarakat Industri Dan Kaitannya Dengan Budaya Populer. Publiciana, 15(1). -doi.org/10.36563/p [4] Indah Indainanto, Y., & Albar Nasution, F. (2020). REPRESENTASI DI MEDIA SOSIAL SEBAGAI PEMBENTUK IDENTITAS BUDAYA POPULER. SEMIOTIKA Jurnal Komunikasi, 14(1). -doi.org/-dx.doi.org/10.30813/s:jk.v14i1.22 00 [5] Prabawa, D. G. A. P., & Restami, M. P. (2022). Efektivitas Konten Digital Menggunakan Prinsip Segmentasi di Sekolah Dasar. Mimbar Ilmu, 27(1), 72- 80. -doi.org/10.23887/mi.v27i1.41218 [6] Nanda Pratami Irwan, I. (2022). PELATIHAN KONTEN DIGITAL MARKETING PADA USAHA CATERING ABIZAH. Communnity Development Journal, 3(3). [7] Santoso, R. E., Giri Prawiyogi, A., Rahardja, U., Oganda, F. P., & Khofifah, N. (2022). Penggunaan dan Manfaat Big Data dalam Konten Digital. ADI, 3(2). -doi.org/-doi.org/10.34306/abdi.v3i2.836



