Sistem Deteksi Toksisitas Air Kolam Ikan Berbasis Sensor Analog Dan Mikrokontroler ESP32-S3
Abstrak
Abstrak — Deteksi toksisitas air pada kolam ikan penting untuk menjaga kesehatan ikan dan mendukung keberhasilan budidaya. Pengukuran kualitas air secara manual dinilai kurang efektif karena memerlukan waktu, tenaga, dan tidak mampu memberikan informasi secara real-time terhadap perubahan kondisi air. Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi toksisitas air berbasis mikrokontroler ESP32-S3 yang terintegrasi dengan tiga sensor analog, yaitu sensor Suhu (DS18B20), pH meter, dan sensor Dissolved Oxygen (DO meter). Sistem ini dirancang untuk memantau parameter suhu, pH, dan kadar oksigen terlarut secara otomatis dan berkelanjutan, serta menampilkan hasil pengukuran melalui layar LCD. Proses kalibrasi dilakukan untuk memastikan akurasi setiap sensor, sedangkan pengujian sistem dilakukan dengan membadingkan data sensor terhadap alat referensi. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan pembacaan yang akurat, sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam mendeteksi potensi toksisitas air kolam ikan secara realtime. Dengan demikian, sistem ini dihrapkan dapat membantu dalam pengambilan Keputusan cepat untuk mencegah potensi toksisitas pada air kolam ikan. Kata kunci— Toksisitas, Kualitas Air, Pemantauan realtime, ESP32-S3
Referensi
Sri Kusumastuti, “RANCANG BANGUN ALAT
PENGKONDISI KOLAM BUDIDAYA IKAN,”
KHOIRUNISA, “STUDI KASUS KESESUAIAN
KUALITAS AIR KOLAM UNTUK BUDIDAYA
IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI DESA
MENGGORO KABUPATEN TEMANGGUNG
JAWA TENGAH,” 2022.
Supono, “Manajemen Lingkungan untuk
Akuakultur,” pp. 1–107, 2015.
E. Fitoremediasi Terhadap, I. Saputra, and T. Haja
Almuqarramah, “Efektivitas Fitoremediasi Terhadap
Kadar Amoniak Pada Air Limbah Budidaya Ikan
Lele,” 2021. [Online]. Available:
www.jurnal.abulyatama.ac.id/tilapia
Badan Standardisasi Nasional, “Baku Mutu Air
Kolam untuk Ikan Konsumsi.” Accessed: May 09, 2025. [Online]. Available: https://aksessni.bsn.go.id/viewsni/baca/4016
A. Fanariotis, T. Orphanoudakis, and V. Fotopoulos,
“Reducing the Power Consumption of Edge Devices
Supporting Ambient Intelligence Applications,”
Information (Switzerland), vol. 15, no. 3, Mar. 2024,
doi: 10.3390/info15030161.
S. Samsugi, Z. Mardiyansyah, and A. Nurkholis,
“SISTEM PENGONTROL IRIGASI OTOMATIS
MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER
ARDUINO UNO,” 2020.
M. Dean Burhanudin, P. Diptya Widayaka, R. Roro,
H. Peni, and A. Tjahyaningtijas, “Design And
Development of a Pond Water Quality Monitoring
Device Using the GSM SIM-800L Module,”
Indonesian Journal of Electrical and Electronics
Engineering (INAJEEE), vol. 7, no. 2, pp. 44–49,
, doi: 10.26740/inajeee.v7n2.
Djainuddin, Farniwati Fattah, and 4,*, Muhammad
Hattah Fattah a,5, Modawy Adam Ali Abdalla b,6
Muhammad Arfah AsisRamdan Satra a, “Monitoring
oxygen levels of windu shrimp pond water using
dissolved oxygen sensor based on wemos D1 R1,”
Bulletin of Social Informatics Theory and
Application, vol. 3, no. 1, pp. 38–44, May 2019, doi:
31763/businta.v3i1.163.
J. Y. Lin, H. L. Tsai, and W. H. Lyu, “An integrated
wireless multi-sensor system for monitoring the
water quality of aquaculture,” Sensors, vol. 21, no.
, Dec. 2021, doi: 10.3390/s21248179.



