PERENCANAAN INTERIOR RUMAH SAKIT HEWAN DOMESTIK ANJING DAN KUCING JAWA BARAT DENGAN PENDEKATAN ANIMAL WELLNESS
Abstrak
Penelitian ini berfokus pada perencanaan Rumah Sakit Hewan domestik untuk anjing dan kucing di Jawa Barat, dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan fasilitas kesehatan hewan serta pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya kesejahteraan hewan. Selama ini, banyak fasilitas di Indonesia dirancang menyerupai rumah sakit manusia, mengabaikan kebutuhan perilaku dan emosional hewan. Oleh karena itu, pendekatan kesejahteraan hewan (animal wellness) dan konsep bebas stres (fear-free) diterapkan untuk menciptakan lingkungan yang tenang, aman, dan minim tekanan. Melalui studi literatur yang mendalam, penelitian ini menghasilkan sebuah perancangan yang menerapkan prinsip-prinsip seperti pemisahan ruang ketat antara anjing dan kucing, penggunaan pencahayaan yang menenangkan, serta material dan ventilasi yang higienis. Prinsip-prinsip ini terbukti dapat menurunkan tingkat Fear, Anxiety, and Stress (FAS) pada hewan. Desain akhir diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup hewan dan pemiliknya, sekaligus berfungsi sebagai ruang publik yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Kata kunci: rumah sakit hewan, animal wellness, kesejahteraan hewan, fasilitas kesehatan hewan
Referensi
Becker, M. (2020) ‘Fear free: exam room secrets revealed.’, North American
Veterinary Community (NAVC) Veterinary Meeting & Expo (VMX 2020),
OrlandBecker, M. (2020). Fear free: exam room secrets revealed. North
American Veterinary Community (NAVC) Veterinary Meeting & Expo (VMX 2020), Orlando, Florida, USA. Small , (2011), pp. PM20–PM21.
Carroll, A., Williams, T., & Montrose, V. T. (2019). Environmental methods used by veterinary centres to reduce stress of cats and dogs during practice visits. The Veterinary Nurse, 10(1), 47–52.
Chapel, D.D. (2016) ‘HOW YOUR HOSPITAL DESIGN CAN BE FEAR FREE’, NAVC Conference, pp. 375–376.
Demaline, B. (2018) ‘Fear in the veterinary clinic: History and Development of the Fear FreeSM Initiative’, Conspectus Borealis, 4(1).
Feyrecilde, M.A. (2017) ‘FEAR FREE 5 M PRACTICE : IN THE PET ’ S EYE VIEW’.
Iqbal, M., & Winata, S. (2023). Pengaruh Perancangan Warna Interior Rumah
Sakit Hewan Terhadap Pemulihan Kondisi Psikologis Hewan Peliharaan.
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 5(2), –1178. https://doi.org/10.24912/stupa.v5i2.24265
Lewis, H. E. (2016). FEAR-FREE DESIGN FOR ALL HOSPITALS. 440–443.
Lewis, H.E. (2020) ‘FEAR FREE SM DESIGN TIPS’, pp. 144–146.
Permentan. (2019). Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pelayanan Jasa Medik Veteriner. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Putri, R., Farma, S.A. and Cahyanti, N. (2023) ‘Perilaku Kucing ( Felis catus ) di UPTD Rumah Sakit Hewan Sumatera Barat’, pp. 636–645.
Rantai, A. (2018) ‘Evaluasi kesejahteraan hewan pada klinik hewan di pantai barat sabah malaysia’.
Susanto, G. J., & Darmayanti, T. E. (2024). Pengaruh Suasana Pada Kenyamanan Ruang Cafe Pet Friendly : Ben and Lou Coffee, Bandung. Jurnal Desain Interior, 9(1), 35.



