STRATEGI DESAIN UNTUK MENINGKATKAN PENGALAMAN PENGUNJUNG GALERI SENI IDEALOKA DENGAN PENDEKATAN SERVICE DESIGN

Authors

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung di Galeri Seni Idealoka melalui pendekatan service design. Galeri di Telkom University ini menghadapi tantangan berupa rendahnya tingkat kesadaran civitas akademik terhadap keberadaan galeri, dan minimnya pengunjung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan framework design thinking model double diamond, yang mencakup tahapan discover, define, develop, dan deliver. Evaluasi dengan menggunakan analisis SWOT, analisis perbandingan, dan analisis customer journey, dengan tujuan untuk mempertegas pentingnya elemen desain layanan dan pengalaman pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas fisik galeri, seperti signage dan jalur menuju lokasi, serta pengelolaan media digital, seperti website dan media sosial, merupakan elemen yang paling membutuhkan perbaikan. Analisis customer journey mengidentifikasi bahwa kesenjangan antara planned journey dan actual journey menjadi penyebab utama kurang optimalnya pengalaman pengunjung. Sebagai rekomendasi, penelitian ini menawarkan strategi desain berbasis peningkatan touchpoints dalam service design. Strategi ini meliputi rekomendasi signage dengan desain yang informatif dan visual yang menarik, serta pengembangan program-program interaktif yang dapat memperkaya pengalaman pengunjung. Diharapkan implementasi dari strategi ini diharapkan dapat memperkuat identitas Galeri Idealoka sebagai pusat seni yang inklusif, edukatif, dan inspiratif.

Kata kunci:service design, touchpoints, customer journey, pengalaman pengunjung, galeri seni, strategi desain

References

Alex Rawson, E. D. (2013). The Truth About Customer Experience. Harvard.

Anton. (2024, March 27). Wawancara Pengurus Galeri Popo Iskandar. Azhar, H. (2022). Evaluasi CeLOE Learning Management System (LMS) Universitas Telkom dengan Technique for User Experience Evaluation in E-Learning. JEPIN, 8(1), 180–186.

Brigas, J., GonÁalves, F., Marques, H., & GonÁalves, J. (2023). role of a media arts gallery in a polytechnic university to enhance entrepreneurship. HUMAN REVIEW. International Humanities Review / Revista Internacional de Humanidades, 18(4), 1–5. https://doi.org/10.37467/revhuman.v18.4995

Clark, I. N. (2011). Supporting Artists in the Gallery: The Role of the Museum Educator at an Art College. MALS Final Projects.

Flick, U. (2018). An Introduction to Qualitative Research. SAGE Publications.

Galayan, R. (2014). Doing Business Strategy. NuBooks.

Gao, Y., Zhang, Q., Xu, X., Jia, F., & Lin, Z. (2022). Service design for the destination tourism service ecosystem: a review and extension. Asia Pacific Journal of Tourism Research, 27(3), 225–245. https://doi.org/10.1080/10941665.2022.2046119

Lidchi, H. (2013). Representation: Cultural Representations and Signifying

Practices (Second Edition). Sage/Open University Press.

Louis Cahyo Kumolo Buntara, A. I. (2023). MANAJEMEN BRAND MELALUI PEMILIHAN TIPOGRAFI, STUDI KASUS: FONT CANTANEO PADA POSTER SINETRON INDONESIA. TUTURRUPA, 6(1).

Macchi, M. H. (2021). A value-driven method for the design of performance-based services for manufacturing equipment. Production Planning & Control, 1–21.

Margolin, V. (2017). World History of Design. Bloomsbury Publishing.

Nessler, D. (2018, February 6). How to apply a design thinking. Medium.

Norman K.Denzin, Y. S. (2011). The SAGE Handbook of Qualitative Research. SAGE Publications.

Published

2025-04-01

Issue

Section

Prodi S2 Desain