PERANCANGAN BUKU CERITA ANAK UNTUK MEMPERKENALKAN NILAI MORAL TERKAIT LINGKUNGAN PADA SYAIR WAWACAN SULANJANA UNTUK ANAK USIA 10-13 TAHUN
Abstrak
Budaya lokal merupakan warisan turun-temurun yang telah diwariskan oleh nenek moyang yang memiliki arti dalam membentuk identitas dari sebuah bangsa. Salah satu syair dari budaya lokal asal Sunda yang memiliki nilai moral adalah Wawacan Sulanjana yang memiliki banyak nilai moral didalamnya. Namun sayangnya minat generasi muda terhadap kebudayaan ini kian menurun dikarenakan kurangnya media yang sesuai dengan karakter anak pada zaman sekarang. Perancangan ini bertujuan untuk merancang sebuah buku cerita anak bergambar yang diperuntukan untuk anak usia 10 sampai 13 tahun. Tujuannya adalah untuk mengenalkan isi dari syair Wawacan Sulanjana dan menambah nilai edukasi terkait lingkungan melalui pendekatan visual yang menarik dan sesuai dengan usia target, sehingga nilai-nilai kebudayaan dapat dengan mudah dipahami dan dimengerti. Metode yang digunakan dalam proses penelitian ini meliputi wawancara, survei, observasi dan studi literatur. Hasil dari perancangan ini berupa buku cerita anak bergambar dengan gaya visual kartun yang telah disesuaikan untuk anak usia 10 sampai 13 tahun. Diharapkan karya ini dapat menambah media pengenalan kebudayaan lokal mengenai Wawacan Sulanjana untuk generasi muda, serta turut berkontribusi dalam pelestarian nilai-nilai tradisional dan lingkungan melalui pendekatan visual yang menyenangkan..
Kata kunci: Wawacan Sulanjana, Perancangan, Buku cerita anak bergambar, Budaya Sunda.
Unduhan
Referensi
Magdalena, I., Nadya, R., Prahastiwi, W., Sutriyani, S., & Khoirunnisa, K. (2021). Analisis Penggunaan Jenis-Jenis Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di Sd Negeri Bunder Iii.
Mamis, S., Putra, I. N. A. S., Yusa, I. M. M., Aryanto, D., Yasa, N. P. D.,
Wahidiyat, M. P., ... & Carollina, D. (2023). DASAR-DASAR DESAIN
KOMUNIKASI VISUAL (DKV): Panduan Lengkap Untuk Memasuki Dunia
Kreatif Visual. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Nur Rochmansyah, B., Supriyanto, R. T., & Doyin, M. (2023). Transmission of Environmental Values in Wawacan Sulanjana for Majalengka Community. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, (1), 9–18.
Octa, J. T. (2020). ANALISIS PLOT CERITA DALAM NOVEL JISATSU YOTEIBI (Doctoral dissertation, KODEPT043131# SekolahTinggiBahasaAsingJIA).
Putra, R. W. (2021). Pengantar desain komunikasi visual dalam penerapan. Penerbit Andi.
Prasetyo, H., & Rachmawati, I. (2016). Analisis Aisas (attention, interest, search, action, share) pada pengguna Asus Zenfone di Indonesia. eProceedings of Management, 3(3).
Rosmiati, A. (2024). Analisis Visual Representasi Identitas Budaya Lokal pada Ilustrasi Karya Renata Owen. CITRAWIRA: Journal of Advertising and Visual Communication, 5(1), 47-74.
Suyasa, I. M., & Sedana, I. N. (2020). Mempertahankan Eksistensi Media Cetak Di Tengah Gempuran Media Online. Jurnal Komunikasi Dan Budaya, 1(1), 56-64.
Soegijono, M. S. (1993). Wawancara sebagai salah satu metode pengumpulan data. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 3(1), 157152.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Supriatna, A., Kuswandi, S., Ariffianto, M. A., Suryadipraja, R. P., & Taryana, T. (2022). Upaya melatih kemampuan berbicara Anak Usia Dini melalui metode bercerita. Jurnal Tahsinia, 3(1), 37-44.
Wardaya, M., Saidi, A. I., & Murwonugroho, W. (2020). Karakteristik Buku Anak yang Memorable dalam Membangun Karakter Anak.
Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan, 2(2), 83-91.
Yulianti, I. (2021). Perancangan desain karakter Jole berbasis lokal Flores, Indonesia. Journal of Animation and Games Studies, 7(1), 63-72.



