PENGEMBANGAN RANCANGAN DESAIN INTERIOR HOTEL PADA KIMAYA SUDIRMAN YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS BISNIS
Abstract
Pergeseran fungsi hotel dari akomodasi menjadi ruang pendukung
aktivitas bisnis menuntut transformasi interior, khususnya pada Hotel Kimaya
Sudirman Yogyakarta. Sebagai hotel bintang 4 di kawasan bisnis, hotel ini perlu
beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan pasar yang meningkat, terutama bagi
tamu bisnis dan MICE. Meskipun berlokasi strategis, identifikasi masalah
menunjukkan bahwa hotel ini belum memiliki fasilitas esensial seperti business
lounge untuk mengakomodasi kebutuhan aktivitas bisnis informal. Penelitian ini
bertujuan mengembangkan rancangan interior Hotel Kimaya Sudirman dengan
pendekatan aktivitas bisnis. Proyek ini berupaya menciptakan fasilitas dan tata
ruang yang efektif, fungsional, dan sesuai dengan standar kebutuhan tamu
profesional. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data,
termasuk survei pada 35 tamu hotel bisnis, serta studi banding dan studi
preseden. Hasil perancangan ini mencakup organisasi ruang yang terstandarisasi,
pemilihan furnitur ergonomis, penciptaan suasana kolaboratif, serta penerapan
elemen interior yang mendukung produktivitas. Desain yang diusulkan diharapkan
dapat meningkatkan kualitas fasilitas bisnis yang sudah ada dan menambah
fasilitas baru yang belum tersedia. Secara keseluruhan, perancangan ini menjadi
solusi konkret, memberikan kontribusi pada literatur desain interior, dan
meningkatkan pengalaman menginap yang berorientasi pada profesionalisme dan
kenyamanan.
Kata Kunci: Pengembangan Rancangan Interior, Hotel Bintang 4, Hotel Bisnis,
Aktivitas Bisnis
References
Handoyo, A. (2021). Studi 8,.
Insentif, P. (2023). ANALISIS PENGELOLAAN VENUE UNTUK MEMENUHI
KEBUTUHAN MICE PADA HOTEL RIVER HILL. 1(2), 1–7.
https://doi.org/10.61696/juparita.v1i2.141
Kurnianingtyas, A. P. (2023). Coworking Space Sebagai Alternatif Infrastruktur
Perkotaan Di Era Industri 4.0. Indonesian Journal of Spatial Planning,
(2), 15. https://doi.org/10.26623/ijsp.v4i2.7847
Maulida, A. F., & Wulandari, R. (2021). Hubungan Antara Jenis / Bentuk,
Ukuran, Dan Bahan Fasilitas Duduk Terhadap Durasi Duduk Pengunjung:
Studi Kasus Cafe Eduplex. Idealog: Ide Dan Dialog Desain Indonesia, 4(2),
https://doi.org/10.25124/idealog.v4i2.2028
Nisrina, A., & Handoyo, A. (2021). Studi Coworking Space Bagi Milenial.
Nature: National Academic Journal of Architecture, 8(2), 104.
https://doi.org/10.24252/nature.v8i2a2
Pramedesty, R. D., Murdowo, D., Sudarisman, I., & Handoyo, A. D. (2018). CoWorking Space Sebagai Solusi Kebutuhan Ruang Kerja Berdasarkan
Karakteristik Startup Kreatif. Idealog: Ide Dan Dialog Desain Indonesia,
(1), 50. https://doi.org/10.25124/idealog.v3i1.1782
Rajendra Putri, M., & Wilianto, H. (2022). Adaptasi Desain Coworking Space
terhadap Perilaku Pengguna Volume 5-Nomor 1-Februari. Jurnal
Arsitektur Zonasi, 5(1), 40–50. http://ejournal.upi.edu/index.php/jazRasyid, D., & Hartini, S. S. (2024). Analisis Perancangan Kursi Ergonomi Untuk
Mengurangi Keluhan Otot Pada Pekerja Fungsi Human Capital PT.
Pertamina Trans Kontinental Jakarta Pusat. Industrial Engineering Online
Journal, 13(3).
Rizkiani, A. F., & Setyowati, S. (2023). Pengaruh Fasilitas dan Tata Ruang CoWorking CafÈ terhadap Tingkat Kenyamanan Digital Nomad. Sinektika:
Jurnal Arsitektur, 20(2), 211–218.
https://journals.ums.ac.id/index.php/sinektika/article/view/21995
Ronarizkia, A., & Iyati, D. W. (2018). Tata Akustik pada Ballroom dan Meeting
Room Hotel Paseban Sena Kota Probolinggo. Jurnal Mahasiswa
Departemen Arsitektur, 6(3).
Viona, D. ’, & Zein, A. (2024). Tinjauan Desain Interior dengan Tema Modern
Kontemporer pada Lobby Hotel Novotel Gajah Mada, Jakarta. Jurnal
Pengetahuan & Perancangan Desain Interior |, 12(1), 29–39.
Wismoyo, E. A., Hadiansyah, M. N., Putri, A., Awaloka, F., Yashila, L., & Nurul



