PERANCANGAN RAWAT INAP TIPE B DAN POLIKLINIK TIPE 3 RSUD dr. SOESELO KABUPATEN TEGAL DENGAN PENDEKATAN BIOFILIK
Abstract
Dalam fenomena yang terkait dengan PERPRES No.59 tahun 2024 yang
menyangkut tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). PERPRES itu mengamanatkan
pelayanan kesehatan peserta BPJS Kesehatan berlaku Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang
berisikan 12 Aspek Faktanya dalam peralihan PERPRES No. 59 tahun 2024 di RSUD dr.
Soeselo, dan ditemukan permasalahan di seƟap ruang rawat inap khususnya di gedung
Mawar seperƟ seƟap ruang rawat inap belum menyesuaian regulasi Kelas Rawat Inap
Standar BPJS tahun 2024 yang terdapat pada Gedung dan peraturan tentang 12 aspek ini
menyangkut di ruangan gedung lain non inap yang terkhususnya pada Poliklinik. Tujuan
perancangan interior ruang rawat inap gedung mawar dan poliklinik RSUD dr. Soeselo ialah
dapat memaksimalkan tata letak bangsal tempat Ɵdur pasien agar dapat membantu
proses penyembuhan terhadap pasien. Perancangan dilakukan dengan metode observasi
langsung, studi literatur, dokumentasi dan wawancara. Perancangan Rumah sakit ini
menggunakan pendekatan BioĮlik ini dengan konsep “Healing with Natural Aspects”
dengan Tujuan yang diinginkan adalah proses penyembuhan pasien dengan menyertakan
alam yang merupakan Įtur hijau sebagai komponen pembantu dalam penyembuhan
dengan bioĮlik sebagai treatmentnya, Melalui perancangan ini, diharapkan fasilitas
kesehatan yang ideal untuk user didalamnya dapat terealisasi sesuai dengan KRIS BPJS
yang terbaru. Lebih lanjut, peneliƟan ini diharapkan dapat menjadi sumber yang baru bagi
para perancang interior lainnya, organisasi kesehatan, serta memberikan manfaat bagi
masyarakat luas.
Kata Kunci : Rumah Sakit, RSUD dr. Soeselo, Rawat Inap, Poliklinik, BioĮlik.
References
SALINAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA.
(2024).
PBKabTegal41. (2019).
Abdu, S., & Patarru’, F. (2023). Analisis Kualitas Pelayanan Rawat Inap Dengan Menggunakan
Pendekatan Metode Servqual. Jurnal Keperawatan Florence NighƟngale, 6(2), 52–58.
hƩps://doi.org/10.52774/jkfn.v6i2.117
Amalia, V., Hasan, R., & MeraƟ, M. W. (2023). KONSEP BIOPHILIA DALAM PERANCANGAN
INTERIOR KAMAR RAWAT INAP STUDI KASUS PUSKESMAS PASAR REBO. Jurnal Ilmiah
Desain & Konstruksi, 22(1), 106–115. hƩps://doi.org/10.35760/dk.2023.v22i1.8341
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA. (2016). www.peraturan.go.id
Book References INTERIOR DESIGN. (2022).
hƩps://www.mediaĮre.com/Įle/6snssb4zyjzzwxq/2_-
_Rosemary_Kilmer%252C_W._OƟe_Kilmer-Designing_Interiors.pdf/Įle
BrigiƩa Marpaung, L. (2018). KAJIAN SIRKULASI RUANG DALAM INSTALASI RAWAT JALAN
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOKTER SOETOMO SURABAYA.
Eksibisi, R. G., Konvensi, D., Bio, ", Kota, D., Parahyangan, B., Ramdani, R., & Utami, M. N.
(n.d.). Penerapan Prinsip Desain Arsitektur BioĮlik dalam.
hƩps://kotabaruparahyangan.com/area-komersial,
Eninurkhayatun, B., Suryoputro, A., Yunila Fatmasari Bagian Administrasi dan Kebijakan
Kesehatan, E., & Kesehatan Masyarakat, F. (2017). ANALISIS TINGKAT KEPUASAN
PASIEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS DUREN DAN
PUSKESMAS BERGAS KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2017 (Vol. 5).
hƩp://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm
Feri, D. (2017). Sistem Sirkulasi Di Rumah Sakit.
fourteenpaƩerns-table. (2014).
Kapasitas dan KarakterisƟk Pengguna. (2015).
Karimah, M., Kurniawan, B., Bagian Keselamatan dan Kesehatan Kerja, S., & Kesehatan
Masyarakat, F. (2016). ANALISIS UPAYA PENANGGULANGAN KEBAKARAN DI GEDUNG
BOUGENVILLE RUMAH SAKIT TELOGOREJO SEMARANG (Vol. 4). hƩp://ejournals1.undip.ac.id/index.php/jkm
Lissimia, F., Rahman, I. F., Satwikasari, A. F., & Prayogi, L. (2024). TINJAUAN PENERAPAN
KONSEP ARSITEKTUR BIOFILIK PADA BANGUNAN RUMAH SAKIT DI ASIA TENGGARA.
(2). hƩps://doi.org/10.24853/nalars.23.2.155-166
PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 340/MENKES/PER/III/2010
TENTANG KLASIFIKASI RUMAH SAKIT. (2010).
PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 71 TAHUN 2013 TENTANG.
(2013).



