PERANCANGAN ULANG BOUTIQUE RESORT WAPA DI UME UBUD DENGAN PENDEKATAN BIOPHILIC
Abstract
Wapa di Ume Ubud adalah butik resort di Ubud, Bali yang mengusung
konsep Back to Nature, namun ulasan tamu menunjukkan bahwa suasana ruang
belum sepenuhnya mendukung relaksasi, koneksi dengan alam, dan ekspektasi
terhadap fasilitas resort. Tujuan perancangan ulang ini adalah menciptakan interior
yang alami, humanis, dan mampu menghubungkan tamu dengan alam serta budaya
lokal. Pendekatan biophilic diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan psikologis
dan kesejahteraan tamu melalui elemen multisensori seperti pencahayaan alami,
vegetasi tropis, suara air, aroma kayu, serta tekstur material organik. Selain itu,
konsep Tri Hita Karana digunakan untuk mengarahkan fungsi ruang berdasarkan
prinsip hubungan manusia dengan Tuhan (Parahyangan), sesama (Pawongan), dan
alam (Palemahan), agar ruang tidak hanya estetis tetapi juga mendukung aktivitas
spiritual dan sosial. Proses perancangan dilakukan melalui observasi lapangan, studi
literatur, wawancara, analisis ulasan pengguna, dan studi banding. Hasil rancangan
diharapkan meningkatkan kualitas relaksasi dan memperjelas hubungan antar ruang,
serta memperkuat identitas Wapa di Ume sebagai boutique resort yang kontekstual
dengan budaya lokal Ubud.
Kata kunci: Wapa di Ume Ubud, Resort Butik, Desain Biofilik, Tri Hita Karana
References
Dalay, L. (2020). The Impact of Biophilic Design Elements on The Atmospheric
Perception of The Interior Space. International Journal of Landscape
Architecture Research E, 4(2), 4–20.
Izdianazia, T., Firmansyah, R., Farida, A., & Cardiah, T. (2023). Observation of
Interior Facilities Standards Boutique Hotel in Bandung City. Pendhapa,
(2), 54–64.
Kellert, S. R., Heerwagen, J. H., & Mador, M. L. (2008). Biophilic Design.
McGee, B., & Park, N. K. (2022). Colour, Light, and Materiality: Biophilic
Interior Design Presence in Research and Practice. Interiority, 5(1), 27–
https://doi.org/10.7454/in.v5i1.189
McGee, B., Park, N. K., Portillo, M., Bosch, S., & Swisher, M. (2019). Diy
Biophilia: Development of the Biophilic Interior Design Matrix as a Design
Tool. Journal of Interior Design, 44(4), 201–221.
https://doi.org/10.1111/joid.12159
Pramesti, D. S. (2019). Implementasi Konsep Tri Hita Karana Pada Akomodasi
Pariwisata Di Nusa Dua, Bali (Study Kasus: Melia Bali Villas And Spa
Resort). Journey : Journal of Tourismpreneurship, Culinary, Hospitality,
Convention and Event Management, 1(1 Special Edition), 207–228.
https://doi.org/10.46837/journey.v1i1.24
Sari, N. L. K. I., & Kusuma, I. M. W. (2020). NILAI FILOSOFIS TATA RUANG
BANGUNAN TRADISIONAL BALI DALAM TEKS ASTA KOSALA KOSALI. In
Jurnal Teologi (Vol. 11, Issue 1).
Siregar, F., & Suryansyah, A. F. (2024). PARAMETER TINGKAT KUALITAS
INTERAKSI SOSIAL DALAM RUANG PUBLIK KOMPLEKS PERUMAHAN
FORMAL. 9(1), 81–96.
Zein, A. O., Tamara, & Khaerunnisa. (2013). Hubungan Warna Dengan Tingkat
Stres Pengunjung Healing Resort. Jurnal Rekajiva, 01(01), 1–10.



