PERANCANGAN ULANG INTERIOR TERMINAL REGULER PELABUHAN BAKAUHENI LAMPUNG DENGAN PENDEKATAN INDOOR HEALTH AND COMFORT (IHC)

Authors

  • Bunga Annisa Prinada Telkom University
  • Hana Faza Surya Rusyda Telkom University
  • Fernando Septony Siregar Telkom University

Abstract

Pelabuhan merupakan fasilitas yang menghubungkan perairan dan daratan
dalam batas wilayah tertentu dalam aktivitas pelayanan jasa dan pemerintahan.
Pelabuhan Bakauheni merupakan gerbang utama Pulau Sumatra dengan Pulau Jawa
melalui perairan yang sudah melayani ribuan penumpang setiap tahun, sehingga
pelabuhan penumpang memerlukan ruang tunggu yang nyaman. Namun, terdapat
berbagai masalah yang muncul di area ruang tunggu Reguler Pelabuhan Bakauheni
seperti ketidaknyamanan akibat suhu pada ruang tunggu, pencahayaan yang kurang
baik, kebisingan tinggi, serta fasilitas umum dan disabilitas kurang optimal.
Hal yang dilakukan saat observasi dan hasil wawancara menunjukan bahwa belum
optimalnya sirkulasi udara pada area belakang, pencahayaan area depan terasa silau
karena area tunggu depan didominasi oleh kaca. Permasalahan ini menyebabkan
ketidaknyamanan pada ruang tunggu dan beberapa ruang lainnya. Oleh karena itu,
diperlukan perancangan ulang mengusung Green Concept dengan pendekatan
Indoor Health dan Comfort (IHC) yang meliputi penggunaan material ramah
lingkungan serta memiliki Green Label, penghawaan, pencahayaan alami yang
optimal, pengurangan kebisingan, serta memenuhi fasilitas disabilitas yang sesuai
dengan standar.
Tujuan dari proyek perancangan ulang ini adalah menciptakan ruang tunggu dan
ruang lainnya lebih fungsional, nyaman, aman dan sesuai standar. Dengan demikian,
desain ruang tunggu dan ruang lainnya mampu meningkatkan kualitas pelayanan di
Pelabuhan Bakauheni dan mendukung aktivitas penumpang secara optimal.
Kata kunci : Pelabuhan Bakauheni, Green Concept, Indoor Health and Comfort (IHC), Ramah Lingkungan.

References

Badan Standarisasi Nasional. (2021). Tata cara perancangan sistem ventilasi

dan pengkondisian udara pada bangunan gedung (SNI 03-

-2002). Jakarta: BSN.

Badan Standarisasi Nasional. (2000). Tata cara perancangan bangunan

gedung tahan gempa untuk ramah dan gedung ( SNI 03-6386-

. Jakarta: BSN.

Bhargava, B., Malhotra, S., Chandel, A., Rakwal, A., Kashwap, R. R., & Kumar,

S. (2021). Mitigation of indoor air pollutants using Areca palm

potted plants in real-life settings. Environmental Science and

Pollution Research, 28(7), 8898–8906.

Cahyanti, K. P., & Posmaningsih, D. A. A. (2020). Tingkat Kemampuan

Penyerapan Tanaman Sansevieria Dalam Menurunkan Polutan

Karbon Monoksida. Jurnal Kesehatan Lingkungan (JKL), 10(1),

–52. https://doi.org/10.33992/jkl.v10i1.1090

Darajingga, M., Sarihati, T., & Yuniati, P. (2024). Perancangan Ulang Interior

Rumah Sakit Umum Swasta Kelas C Tasik Medika Citratama (

Tmc ) Tasikmalaya Dengan Pendekatan Healing Environment.

(1), 2014–2034.

Faznur, L. S., Wicaksono, D., & Anjani, R. (2020). Inovasi Tanaman Sansevieria

(lidah mertua) Sebagai Sirkulasi Udara Alami di Lingkungan

kampung Bulak Cinangka. Prosiding Seminar Nasional

Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1(1), 1–10.

GBCI. (2013). Perangkat penilaian GREENSHIP (GREENSHIP rating tools).

Greenship New Building Versi 1.2, April, 1–15. GREENSHIP NB

V1.2 - id.pdf

Harini, N. (2013). Terapi Warna Untuk Mengurangi Kecemasan. Integration of

Climate Protection and Cultural Heritage: Aspects in Policy and Development Plans. Free and Hanseatic City of Hamburg, 26(4),

–37.

Lohr, V. I., Pearson-Mims, C. H., & Goodwin, G. K. (1996). Interior Plants May

Improve Worker Productivity and Reduce Stress in a

Windowless Environment. Journal of Environmental

Horticulture, 14(2), 97–100.

Puger, I. G. N. (2018). Sampah Organik, Kompos, Pemanasan Global, Dan

Penanaman Aglaonema Di Pekarangan. Agro Bali: Agricultural

Journal, 1(2), 127–136.

Putri, A. I., Faza, H., Rusyda, S., & Ismiranti, S. (2024). Perancangan Ulang

Interior Rumah Sakit Umum Daerah Singaparna Medika

Citrautama ( Rsud Smc ) Dengan Pendekatan Indoor Health And

Comfort ( IHC ). Jurnal Desain Interior Indonesia, 11(5), 6764–

Rachmayanti, S., & Roesli, C. (2014). Green Design dalam Desain Interior dan

Arsitektur. Humaniora, 5(2), 930.

-, Ramadona. (2018). Peran Penangkal Matahari Dalam Mengatasi Silau Pada

Dinding Kaca Bangunan Tinggi Di Iklim Tropis Lembap. Idealog:

Ide Dan Dialog Desain Indonesia, 2(1), 80.

Suwandi, A., & Fardian, F. (2016). Analisa pemakaian lampu LED terhadap

energi dan efesiensi biaya di PT. Total Bangun Persada Tbl.

Jurnal Inovisi, 12 (1). Tool, G. R. (2012). for INTERIOR SPACE. April

Published

2025-12-19

Issue

Section

Prodi S1 Desain Interior