KAJIAN TEORI COLLABORATIVE LEARNING DALAM PERANCANGAN INTERIOR RUANG KELAS SLBN NEGERI TAMANSARI

Authors

  • Nasya Nabila Telkom University
  • Doddy Friestya Asharsinyo Telkom University
  • Rexha Septine Faril Nanda Telkom University

Abstract

Perancangan ulang SLB Negeri Tamansari di Tasikmalaya dengan
pendekatan Collaborative Learning bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang
inklusif, aman, nyaman, serta sepenuhnya mendukung kebutuhan siswa
berkebutuhan khusus dalam berbagai aspek perkembangan mereka. Proyek ini
berangkat dari identifikasi sejumlah permasalahan nyata di lapangan, seperti ruang
kelas yang terlalu sempit untuk aktivitas belajar yang optimal, furnitur yang tidak
ergonomis dan kurang ramah bagi siswa dengan keterbatasan fisik, minimnya zona
individual untuk konsentrasi belajar, serta kurangnya fasilitas keamanan dan sistem
pemeliharaan bangunan yang memadai. Melalui pendekatan desain yang
menitikberatkan pada kerja sama, fleksibilitas tata ruang, dan integrasi fungsi,
perancangan mencakup penyediaan furnitur yang sepenuhnya ramah disabilitas,
pencahayaan alami yang memadai, ventilasi silang yang baik, serta elemen desain
yang mendukung stimulasi sensorik positif bagi siswa dengan beragam kebutuhan.
Selain itu, rancangan juga memperhatikan kemudahan aksesibilitas antar ruang,
penataan area belajar kelompok dan ruang pribadi secara proporsional, penggunaan
material yang aman, ramah lingkungan, dan mudah dirawat, serta penambahan
ruang terbuka hijau dan area bermain interaktif untuk mendorong perkembangan
fisik, emosional, dan sosial siswa. Hasil desain diharapkan mampu meningkatkan
kenyamanan, efektivitas pembelajaran, interaksi sosial yang inklusif, sekaligus
menjadi model referensi yang dapat diaplikasikan pada pengembangan sekolah
inklusif lainnya di Indonesia.
Kata kunci: Collaborative Learning, inklusivitas, desain interior, SLB, disabilitas.

References

Seminar Nasional Teknoin “Pengembangan Teknologi Berbasis Green

Technology,” 15–21.

Liu, H., Zhu, J., Ni, P., Li, Y., & Li, S. (2024). Research on Design Methods for

Interactive Spaces in Schools for Children with Intellectual Disabilities

Considering User Needs. Buildings, 14(7).

https://doi.org/10.3390/buildings14072230

Panero, J., & Zelnik, M. (2014). Human Dimesion & Interior Space. In Human

Dimesion & Interior Space.

www.crownpublishing.com%0Awww.watsonguptill.com

Praveen, A., Bashir, F., Ganie, A. N., Zimik, P., & Jan, S. (2024). The Use of UDL

in an Inclusive Classroom-A Review Based Study. International Journal

For Multidisciplinary Research, 6(4).

https://doi.org/10.36948/ijfmr.2024.v06i04.25550

Putra, D. K., Warsono, H., & Astuti, R. S. (2015). IMPLEMENTASI PEMENUHAN

HAK UNTUK MEMPEROLEH PENDIDIKAN YANG BERKUALITAS BAGI

PENYANDANG DISABILITAS DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI KOTA

SEMARANG. 6.

Wikanta, W. (2017). Collaborative Learning: Pembelajaran Inovatif Dalam

Mewujudkan Hak-hak Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Biologi, 5(1), 64– 73.

http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=592308&

val=10606&title=COLLABORATIVE LEARNING PEMBELAJARAN INOVATIF

DALAM MEWUJUDKAN HAK-HAK BELAJAR SISWA

Published

2025-12-19

Issue

Section

Prodi S1 Desain Interior