PERANCANGAN ENVIRONMENTAL GRAPHIC DESIGN TAMAN HUTAN KOTA PATRIOT BINA BANGSA BEKASI

Authors

  • Aisya Zhafira Telkom University
  • Siti Desintha Telkom University
  • Riky Azharyandi Siswanto Telkom University

Abstract

Taman Hutan Kota Patriot Bina Bangsa adalah taman yang terletak di pusat
Kota Bekasi yang berperan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan memiliki nilai
simbol sejarah lokal dengan keberadaan Monumen Perjuangan Rakyat Bekasi.
Taman ini memiliki luas sekitar tiga hektar dan hal ini menjadikan taman ini salah
satu ruang terbuka hijau dengan skala yang cukup besar pada Kota Bekasi. Namun
berdasarkan observasi, Taman Hutan Kota Patriot Bina Bangsa belum dilengkapi
dengan sistem komunikasi visual seperti papan penunjuk arah, penanda area, serta
papan informasi yang memadai. Hal ini akan menyebabkan pengunjung kesulitan
dalam menemukan fasilitas umum, mengetahui zonasi ruang, serta tidak mengetahui
informasi penting terkait Taman Hutan Kota Patriot Bina Bangsa. Berdasarkan
fenomena dan permasalahan tersebut, perancangan Environmental Graphic Design
dapat memudahkan pengunjung dalam berkunjung dan mendukung fungsi taman
sebagai ruang terbuka hijau yang nyaman. Perancangan ini mengolah data dengan
studi pustaka, wawancara, observasi di lapangan, serta menggunakan metode
penelitian kualitatif, metode analisis matriks perbandingan dan SWOT (Strength,
Weakness, Opportunity, dan Threat) untuk menganalisis data yang telah
dikumpulkan. Dengan perancangan signage dengan elemen visual seperti piktogram
menjadi solusi untuk mempermudah pengunjung dalam menemukan fasilitas yang
tersedia. Hal ini membuktikan bahwa perancangan ini mendukung aspek
kenyamanan dan pemahaman pengunjung terhadap lingkungan sekitarnya.
Kata kunci: Environmental Graphic Design, Taman Hutan Kota, Bekasi.

References

Farabi, F. M., Hidayat, S., & Resmadi, I. (2021). Perancangan website untuk

akses musisi pemula pada ekosistem musik di Kota Bandung. eProceedings of Art & Design, 8(6).

Hantari, A., & Ikaputra, I. (2020). Wayfinding dalam arsitektur. Sinektika:

Jurnal Arsitektur, 17(2), 96–104.

https://doi.org/10.23917/sinektika.v17i2.11561

Mahnke, F. H., & Mahnke, R. H. (2002). Color Effects in Interior Space. Healing

Over-the-Rhine with Light and Color in Architecture, 43.

McQuail, D. (2010). McQuail's mass communication theory (6th ed.). London:

SAGE Publications.

Mulders, P. (2008). Visual communication and design. Publisher ABC.

Poyner, R. (1992). Signs, symbols, and design: The role of visual

communication. Publisher DEF.

Ramadhan, F. N., & Siswanto, R. A. (2018). Perancangan tipografi

eksperimental mengenai La Galigo. e-Proceeding of Art &

Design, 5(3), 2137. Universitas Telkom.

Ramadhani, A., & Desintha, S. (2019). Perancangan buku interaktif mengenai

proses desain grafis bagi pemula di Bandung. e-Proceeding of

Art & Design, 6(3), 3580. Universitas Telkom.

Safanayong, Y. (2006). Desain komunikasi visual: Prinsip dan aplikasi. Jakarta:

Penerbit XYZ.

Soewardikoen, B. (2013). Perancangan interior dan komunikasi visual. Jakarta:

PT Gramedia Pustaka Utama.

Tisnadiwangsa, S. G., Soewardikoen, D. W., & Fauzy, M. T. (2021).

Perancangan identitas visual dan media promosi UMKM

Sambal Bawang MM. E-Proceeding of Art & Design, 8(6), 2705–

Universitas Telkom.

Wheeler, A. (2017). Designing brand identity: An essential guide for the whole

branding team (5th ed.). Hoboken, NJ: Wiley.

Wyckoff, M. A. (2014). Definition of placemaking: Four different types.

Planning & Zoning News.

https://www.canr.msu.edu/uploads/375/65814/4typesplace

making_pzn_wyckoff_january2014.pdf

Published

2026-02-23

Issue

Section

Prodi S1 Desain Komunikasi Visual