PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL YOONA “BREAK THE CYCLE” UNTUK MEMBANGUN AWARENESS SEBAGAI UPAYA MENGURANGI DISKRIMINASI MENSTRUASI PADA SISWI DI KOTA BANDUNG
Abstract
Tugas akhir ini merancang kampanye sosial untuk mengurangi diskriminasi menstruasi
pada siswi di sekolah kota bandung, berkolaborasi dengan pembalut organik yoona. Menstruasi, proses biologis alami, seringkali menjadi sumber stigma dan diskriminasi yang berdampak negatif pada mental dan partisipasi siswi di sekolah. Kampanye ini bertujuan meningkatkan
kesadaran merek yoona sekaligus mengedukasi masyarakat, terutama siswa laki-laki smp dan sma, mengenai pentingnya menghentikan stigma negatif menstruasi. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif, melibatkan observasi, kuesioner, wawancara, dan studi pustaka untuk pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan swot, aisas, dan aoi. Hasilnya menunjukkan masih banyak responden malu membahas menstruasi dan pernah menyaksikan atau mengalami diskriminasi. Berdasarkan temuan ini, dirancang kampanye "red revolution" dengan slogan "break the cycle," bertujuan memutus siklus stigma negatif menstruasi. Strategi kampanye mencakup media daring (media sosial, iklan youtube) dan media luar ruang (baliho).
Kegiatan utama adalah "goes to school" yang menampilkan "the empathy engine"—simulasi imersif untuk pengalaman menstruasi siswa laki-laki—dan talk show bersama vincent rompies. Kampanye ini diharapkan menyebarkan informasi efektif dan menciptakan lingkungan sekolah lebih suportif, bebas diskriminasi di bandung, serta mengedukasi masyarakat luas.
Kata kunci : kampanye sosial, diskriminasi menstruasi, event
References
Amalia, P., & Ionut, P. (2009). Consumers’ reaction and organizational response in crisis
Context. The Journal of the faculty of Economics, 1(5), 779-782.
Ariyadi, W. (2020). Jurus Jitu Menguasai copywriting: Strategi sukses Membangun
Bisnis dan Meningkatkan Pemasaran. Anak Hebat Indonesia.
Ambrose, G., & Harris, P. (2011). Basics design 02: layout. Ava Publishing.
Laughlin, P. (2014). Holistic customer insight as an engine of growth. Journal of Direct,
Data and Digital marketing practice, 16, 75-79.
Malhotra, N. K. (2020). Marketing research: an applied prientation. Pearson.
Maharsi, I. (2013). Tipograį: Tiap font memiliki nyawa dan arti. Media Pressindo.
Rogers & Snyder (2002). Manajemen Kampanye. Venus
Saladin, D. (2002). Manajemen Pemasaran, Analisis Perencanaan, Pelaksanaan Dan
Pengendalian; Teori Aplikasi Dan Tanya Jawab. Bandung: Linda Karya.
Sinaga, E., Saribanon, N., Sa'adah, N., Salamah, U., murti, Y. A., trisnamiati, A., & Lorita,
S. (2017). Buku: Manajemen Kesehatan Menstruasi.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta
Sutisna, P. T. (2001). Perilaku konsumen & komunikasi pemasaran. Bandung:
Rosdakarya.
Sunyoto, D. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: CAPS (center for
Academic publishing service).
Tinarbuko, S. (2015). DEKAVE (Desain komunikasi visual). Media Pressindo.
Tjiptono, F. (2004). Strategi pemasaran.
Unicef. (2018). Menstrual hygiene management in Indonesia: understanding practices,
Determinants and impacts among adolescents school girls. Melbourne: Burnet
Institute.
Wenats, AG Eka dkk. 2012. Integrated marketing communications : Komunikasi
Pemasaran di Indonesia. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama.



