Perancangan Interior Hotel Grand Cempaka Resort And Convention Di Tamansari Bogor Dengan Pendekatan Lokalitas

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Dalam beberapa tahun terakhir, Bogor mengalami peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke kota tersebut, yang menciptakan peluang signifikan bagi sektor akomodasi. Akomodasi penginapan diperlukan untuk kebutuhan tersebut sehingga terdapat pembangunan cabang baru akomodasi penginapan di Tamansari. Kawasan ini terkenal karena keindahan alam dan warisan budayanya. Namun demikian, ada beberapa masalah muncul saat merencanakan cabang baru ini. Pertama, belum ditemukannya konsep lokalitas dalam desain interior eksisting Hotel Grand Cempaka Resort and Convention dan hotel resort sejenis di daerah Bogor. Kedua permasalahan pada aspek kenyaman pada eksisting hotel yang sudah ada, yang berkaitan dengan pengkondisian suara, pencahayaan, dan penghawaan. Ketiga ada permasalahan fasilitas pada eksisting Hotel Grand Cempaka Resort and Convention yang belum sesuai dengan standar hotel bintang 3. Peraturan pemerintah setempat menekankan pentingnya budaya lokal untuk meningkatkan daya saing pariwisata. Perancangan Hotel resort ini mempunyai tujuan agar tamu merasa nyaman dan memiliki pengalaman wisata berbeda di Bogor dengan menggunakan tradisi lokal daerah Tamansari Bogor yaitu pada Kampung Budaya Sindang Barang terutama pada Upacara Serentaun yang diimplementasikan dalam bentuk ruang interior menggunakan metode transformasi tradisi yaitu metode ATUMICS.

Kata kunci: Hotel Resor, Tamansari Bogor, metode ATUMICS, Sindang Barang, Upacara Serentaun

Referensi

Arsetyasmoro, D. (2022). Pengembangan Desain Asesoris Interior Dengan Metode Atumics di Sentra Batik Kayu Krebet Bantul, Yogyakarta. In Lintas Ruang: Jurnal

Pengetahuan & Perancangan Desain Interior (Vol. 10, Issue 2, pp. 59–72).

Ayudya, D., Permana, S. M., & Nugraha, T. P. (2018). Eksplorasi Arsitektur Ekologis Di Desa Wisata Kampung Budaya Sindang Barang. In Jurnal Arsitektur, Bangunan,

& Lingkungan: Vol. Vol.7–No.3 (pp. 167–176

Dwiatmini, S. (2011). Fungsi dan Makna Upacara SÈrÈn Taun di Kampung Budaya Sindangbarang Bogor. In Jurnal Ilmiah Seni Makalangan (Vol. 47, pp. 47–50).

Nugraha, A. (2019). Perkembangan Pengetahuan dan Metodologi Seni dan Desain Berbasis Kenusantaraan: Aplikasi Metoda ATUMICS dalam Pengembangan

Kekayaan Seni dan Desain Nusantara. Jurusan Seni Rupa Dan Jurusan Desain Universitas Negeri Surabaya, 25–26.

Purba, M. O., Yulita, S., & Marpaung, W. L. (2023). Kampung Budaya Sindang Barang Sebagai Kearifan Lokal Budaya Di Indonesia. In INNOVATIVE: Journal of

Social Science Research (Vol. 3, Issue 2, pp. 8166–8171). https://jinnovative.org/index.php/Innovative

Suryati, T. (2018). Tradisi Seren Taun Guru Bumi Di Sindang Barang Kabupaten Bogor (Kajian Semiotik). In LOKABASA (Vols. 9–1, Issue 1, pp. 87–90).

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-11-15

Terbitan

Bagian

Program Studi S1 Desain Interior