PERANCANGAN BOARD GAME SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MENGENAL DAN MENGELOLA EMOSI PADA FENOMENA SIBLING RIVALRY UNTUK ORANG TUA DENGAN BALITA 3-5 TAHUN
Abstrak
Sibling rivalry atau persaingan sesama saudara kandung merupakan
fenomena yang umum terjadi pada anak usia 3–5 tahun yang sedang berada dalam
masa perkembangan sosial emosional. Anak pada usia ini sering kali belum mampu
mengenal dan mengelola emosinya secara tepat, sehingga konflik kecil dapat
memicu ledakan emosi dan berdampak negatif pada hubungan antar saudara
maupun perkembangan diri anak. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk
merancang media edukatif berupa board game sebagai sarana pembelajaran bagi
orang tua dalam memahami sibling rivalry serta mendampingi anak mengenal dan
mengelola emosi saat menghadapi konflik antar saudara. Penelitian dilakukan di
Kabupaten Bogor yang memiliki jumlah populasi anak usia dini yang tinggi, sehingga
relevan sebagai lokasi pengembangan media pembelajaran untuk keluarga dengan
anak usia 3–5 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi,
dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan matriks perbandingan. Hasil
dari penelitian ini adalah perancangan board game edukatif dengan pendekatan
visual yang ekspresif, konten naratif yang relevan dengan kehidupan anak, serta
mekanik permainan yang sederhana. Board game ini dirancang agar dapat dimainkan
bersama saudara dengan pendampingan orang tua, sehingga tidak hanya
meningkatkan pemahaman orang tua mengenai konflik antar saudara, tetapi juga
membantu anak mengenali dan mengelola emosi mereka melalui pengalaman
bermain yang menyenangkan.
Kata kunci: Board Game, Sibling Rivalry, Emosi Anak Usia Dini
Referensi
Apsari, D., & Putra, W. T. (2020). Memahami Ekspresi Emosional Melalui Bahasa
Visual dalam Buku Cergam Anak "Little Gray". Demandia: Jurnal Desain
Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan Periklanan, 2.
Chelsea, F., Yuwono, E. C., & Yusuf, V. (2024). Strategi Penerapan Gaya Ilustrasi Pada
Desain Kemasan Board Game Sesuai Preferensi Generasi Z. Journal of Art,
Design, Art Education & Culture Studies, 15-17.
Christianti, M. (2007). Anak dan Bermain. Jurnal Club Prodi PGTK UNY, 3-4.
Elianta, P., Prestiliano, J., & Setiawan, T. (2018). Perancangan Board Game sebagai
Media Pembelajaran Keselamatan Berkendara untuk Remaja dengan
Mekanik Dice Rolling. International Journal of Natural Sciences and
Engineering., 82.
Fadhillah, M. (2017). Buku Ajar Bermain & Permainan Anak Usia Dini. Jakarta:
Prenadamedia Group.
Fadillah, R. A., Nurhayat, D., & Rachminingsih, I. (2021). Perancangan Board Game
Pengenalan Hewan dan Habitatnya untuk Anak Usia 4–5 Tahun. Jurnal
ATRAT, 49-54.
Hardiyanti, D. (2017). Proses Pembentukan Kelekatan Pada Bayi. Journal of
Educational Development, 64-65.
Herman, Rusmayadi, & Sutama, I. W. (2017). Sumber Belajar Penunjang PLPG BAB 2.
Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru
dan Tenaga Kependidikan.
Hurlock, E. B. (1989). Perkembangan Anak Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Indanah, & Hartinah, D. (2017). Sibling Rivalry Pada Anak Usia Todler. UNIMMA
Journal, 258.
Kemendikbud. (2020). Mengajarkan Anak Usia Dini Keterampilan Mengelola Emosi.
Jakarta: Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini.
Mashar, R. (2011). Emosi Anak Usia Dini dan Strategi Pengembangannya. Jakarta:
Kencana.
Novairi, A., & Bayu, A. (2017). Bila Kakak-Adik Saling Berselisih. Jakarta: Javalitera.



