PERANCANGAN BRAND COMMUNICATION EMILY LISTENING SPACE UNTUK MENINGKATAN BRAND AWERNESS
Abstrak
Emily Listening Space adalah kedai kopi dengan konsep unik yang memadukan
penyajian kopi berkualitas dan pengalaman mendengarkan musik analog ala “jazz kissa”
Jepang. Meski memiliki konsep kuat dan pertumbuhan sejak 2019, tantangan muncul
dalam penyampaian pesan brand yang belum efektif serta persaingan ketat dengan coffee
shop lain yang lebih agresif dalam visual dan digital marketing. Penelitian ini
menggunakan metode observasi, wawancara, dan kuesioner untuk mengumpulkan data,
serta analisis visual dan matriks perbandingan sebagai metode analisis data. Perancangan
brand communication melalui konten visual media sosial, video promosi, dan situs web
diharapkan mampu meningkatkan brand awareness, memperkuat citra merek, dan
membangun keterikatan emosional pelanggan.
Kata kunci : identitas visual, komunikasi merek, kedai kopi, Listening Space, strategi
promosi
Referensi
Hermawan, A. (2014). Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Bandung: Nuansa
Cendekia.
Kotler, K., & Keller, K. L. (2015). Teori Manajemen Pemasaran.
Puspitarini, D. S., & Nuraeni, r. (2019). Pemanfaatan media sosial sebagai media
promosi. Jurnal Common, 71-80.
Putra, R. W. (2021). Pengantar desain komunikasi visual dalam penerapan.
Penerbit Andi.
Ramadayanti, F. (2019). Peran Brand Awereness Terhadap Keputusan Pembelian
Produk. Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis.
Schivinski, B., & Dabrowski, D. (2015). The impact of brand communication on
brand equity through Facebook. Journal of Research in Interactive
Marketing.
Soewardikoen, D. W. (2019). Metodologi Penelitian Desain Komunikasi Visual–
Edisi Revisi. PT Kanisius.
Soewardikoen, D. W. (2021). Metodologi Penelitian Desain Komunikasi Visual–
Edisi Revisi. PT Kanisius.
Sugiyama, K., & Andre, T. (2011). The dentsu way. McGrawHill.
Swasty, W. (2016). Branding : Memahami dan Merancang Strategi Merek.
Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.



