PERANCANGAN GAME DESIGN DOCUMENT BERJUDUL “LASTING WOUNDS” MENGENAI DAMPAK KEKERASAN FISIK PADA ANAK

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Kasus kekerasan fisik terhadap anak masih menjadi persoalan serius yang sering terjadi
dalam pola pengasuhan keluarga di Indonesia. Banyak orang tua, terutama yang berada pada
usia emerging adulthood, belum sepenuhnya memahami dampak jangka panjang dari pola asuh
yang menggunakan kekerasan fisik. Untuk menjawab permasalahan ini, media video game
digunakan sebagai media interaktif dan dekat dengan kelompok usia tersebut. Penelitian ini
bertujuan untuk menuraikan perancangan Game Design Document (GDD) dari game berjudul
lasting Wounds yang mengangkat isu kekerasan fisik terhadap anak. Penelitian ini merupakan
penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara dengan psikolog,
studi pustaka, dan observasi terhadap game sejenis. Data yang diperoleh dianalisis untuk menjadi dasar perancangan GDD. Penelitian ini difokuskan pada perancangan game berbasis naratif dan
emosional untuk menyampaikan dampak kekerasan fisik terhadap anak. Diharapkan hasil dari
perancangan ini dapat menjadi media interaktif yang mampu meningkatkan kesadaran serta
mencegah kekerasan fisik terhadap anak di masa depan.


Kata Kunci: Game Design, Kekerasan Fisik pada Anak, Emerging Adulthood

Referensi

Adams, Ernest. (2014). Fundamentals of Game Design (Third edition). New York:

Pearson education.

Creswell, John W. (2023). Research Design: qualitative, quantitative, and Mixed

Methods Approaches (Sixth edition). Thousand Oaks: Sage publications.

Crosson-Tower, Cynthia. (2021). Understanding Child Abuse and Neglect (10th edition).

Boston: Pearson.

Deanda, T. R., Rahadianto, I. D., Mario, & Rahmansyah, A. (2025). Edukasi elemen

Budaya Turki dalam konsep visual karakter 'Fade' dalam game Valorant sebagai

Media pembelajaran budaya global. Jurnal penelitian Pendidikan.

Van Assche, E., Vangeel, E., Van Leeuwen, K., Colpin, H., Verschueren, K., Van den

Noortgate, W., Goossens, L., & Claes, S. (2022). Epigenome-wide DNA

Methylation variability in adolescents: associations with perceived parenting and

Depressive symptoms. European College of Neuropsychopharmacology.

Huraerah, Abu. (2018). Kekerasan Terhadap Anak. Bandung: reįka Aditama.

Lankoski, Petri., & Björk, Staīan. (2015). Game Research Methods: An Overview.

Piʃsburgh: ETC Press.

Laurel, Brenda. (2003). Design Research: Methods and perspectives. Cambridge: The

MIT Press.

Lester, Paul martin. (2020). Visual communication: Images with Messages (8th edition).

Boston: Cengage Learning.

Mccoy, Monica L., & Keen, Stefanie M. (2022). Child Abuse and Neglect (Third edition).

London: Psychology Press.

Michael, David., & Chen, Sande. (2006). Serious Games: Games that Educate, Train, and

Inform. Boston: Thomson Course Technology.

Rahadianto, I. D., Deanda, T. R., & Mario. (2022). Analisis Merrill’s First Principles of

Instruction pada game edukasi Covid Fighter dengan pendekatan formal element.

Jurnal penelitian Pendidikan.

Rahadianto, I. D., Sumarlin, R., & Mario. (2023). Analisis Merrill’s First Principles of

Instruction pada VR game edukasi Titans of Space dengan pendekatan formal

Element. Jurnal penelitian Pendidikan.

Rogers, scoʃ. (2014). Level Up! The Guide to Great Video Game Design (2nd edition). Chichester: Wiley.

Schell, Jesse. (2019). The Art of Game Design: A Book of Lenses (Third edition). Boca Raton: CRC Press.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-02-23

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Desain Komunikasi Visual