Perancangan Iklan Destinasi Wisata Gunung Puntang “Every Adventure Tells A Story” Untuk Meningkatkan Awareness Bersama Eiger Di Kota Bandung

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Pariwisata alam menjadi salah satu sektor yang berpotensi besar dalam
meningkatkan perekonomian dan kesadaran lingkungan, terutama di wilayah Bandung
yang kaya akan destinasi alam. Gunung Puntang, sebagai salah satu objek wisata alam
yang memiliki nilai sejarah dan keindahan alam, belum banyak dikenal oleh generasi
muda, khususnya Gen Z di Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang
strategi promosi efektif yang dapat meningkatkan kesadaran dan minat Gen Z terhadap
destinasi wisata alam Gunung Puntang melalui kolaborasi dengan brand lokal outdoor
ternama, Eiger. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka.
Teori yang digunakan dalam analisis meliputi teori promosi, segmentasi pasar, serta
pendekatan strategi kolaborasi brand. Hasil dari penelitian ini diharapkan menghasilkan
desain strategi promosi terpadu yang dapat diterapkan secara nyata dan relevan dengan
gaya hidup serta media yang digunakan oleh Gen Z. Penelitian ini juga diharapkan dapat
menjadi acuan dalam promosi destinasi alam lainnya dengan pendekatan kolaboratif
bersama brand lokal.
Kata kunci: Kampanye Iklan, Wisata Alam, Promosi Digital, Destinasi Branding, Gunung
Puntang

Referensi

Detikcom. (2025, 7 April). Kunjungan ke Tahura Juanda Bandung merosot di libur

Lebaran 2025. Detik Jabar. https://www.detik.com/jabar/wisata/d7858136/kunjungan-ke-tahura-juanda-bandung-merosot-di-libur-lebaran2025

Pranatasari, F. D., & Diva, M. A. (2020). Analisis Perbedaan Persepsi Brand Equity

Destinasi Wisata Borobudur pada Generasi X, Y dan Z. Parsimonia: Jurnal

Ekonomi dan Bisnis, 2(2), 44–57.

http://jurnal.machung.ac.id/index.php/parsimonia/article/download/374/

Nugroho, S. H. S. (2022). Studi Komparasi Proses Pengambilan Keputusan

Berwisata antara Generasi X dan Generasi Z (Studi pada Wisatawan yang

Berkunjung ke Yogyakarta). [Skripsi, Universitas Katolik Soegijapranata].

https://repository.unika.ac.id/29470/5/16.D1.0282-

Sebastianus%20Haryo%20Sulistiyo%20Nugroho-BAB%20IV_a.pdf

Kurniasari, K. K., Perdana, B. E. G., & Putra, R. A. S. (2024). Persepsi Generasi Z

terhadap Pariwisata Berkelanjutan pada Destinasi Budaya: Studi Kasus

Borobudur. Jurnal Pariwisata Terapan, 8(1), 55–68.

https://journal.ugm.ac.id/jpt/article/download/95415/39990

Soeswoyo, D. M., & Rahardjo, S. (2020). Studi Komparasi Perilaku Wisatawan

Nusantara Generasi-X dan Milenial Era Revolusi Industri 4.0 di Indonesia.

Tourism Scientific Journal, 5(1), 1–11.

http://www.jurnal.stiepar.ac.id/index.php/tsj/article/download/131/87

Morrisan, M. (2010). Periklanan: Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta:

Kencana Prenada Media Group.

Ilhamsyah, A. (2021). Strategi ATL dan BTL dalam Komunikasi Pemasaran. Jurnal

Komunikasi dan Media, 9(1), 35–42.

Utama, I. M. (2017). Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Alfabeta.

Fandeli, C., & Mukhlison, F. (2016). Pengembangan Ekowisata dan Konservasi

Alam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Morrisan. (2010). Periklanan: Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta: Kencana

Prenada Media Group.

Santosa, S. (2009). Komunikasi Visual dalam Media. Dalam Studi Desain

Komunikasi Visual & Ariprahara, A. (n.d.). Desain Media dan Aplikasi

Komunikasi Visual. Bandung: n.p.

Suryani, N., Saptariani, D., & Ramadhan, A. (2020). Media Sosial dan Efektivitas

Komunikasi. Jakarta: Prenada Media.

Hawkins, D. I. (2016). Consumer Behavior: Building Marketing Strategy (13th ed.).

New York: McGraw-Hill Education.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing (17th ed.). Boston:

Pearson Education.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-02-23

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Desain Komunikasi Visual