PERANCANGAN KAMPANYE SILIWANGI BOWLING CENTER DAN MIZONE DI KOTA BANDUNG

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Bowling di Kota Bandung masih dianggap sebagai olahraga yang eksklusif,
terutama di kalangan generasi muda. Siliwangi Bowling Center hadir sebagai satusatunya arena bowling berstandar nasional di kota Bandung menghadapi
tantangan dalam mengubah persepsi sekaligus memperluas jangkauan
audiensnya. Padahal, semangat masyarakat untuk aktif bergerak dan bersosialisasi
terus tumbuh, banyaknya fasilitas olahraga publik yang tersebar, termasuk 77 titik
di Kecamatan Regol pada tahun 2023. Potensi ini belum dimanfaatkan penuh oleh
Siliwangi Bowling Center. Tugas akhir ini merancang strategi promosi yang
berfokus pada mendekatkan olahraga bowling kepada generasi Z di Bandung.
Proses perancangannya melalui pendekatan studi pustaka, observasi, wawancara,
hingga kuisioner demi memahami kebutuhan dan minat audiens. Hasil akhirnya
adalah konsep event roadshow bertajuk “The Yesperience Tour 2025”sebuah
arena bowling modular yang bisa dibawa ke sekolah, kampus, dan ruang publik.
Selama satu minggu, roadshow ini akan memberikan pengalaman langsung
bermain bowling dengan standar profesional, namun dikemas secara inklusif, dan
menyenangkan. Strategi ini diharapkan bisa mengubah pandangan sekaligus
membangun kedekatan emosional antara bowling dan generasi muda Bandung.
Kata kunci: Promosi, Awareness, Eksklusif, Roadshow, Generasi Z.

Referensi

Eiseman, L. (2017). The complete color harmony: Pantone edition. Rockport

Publishers.

Goodstats. (2024). Top 5 kota tujuan wisata favorit di Indonesia 2022–2024.

https://goodstats.id

Gudykunst, W. B., & Mody, B. (Eds.). (2002). Handbook of international and

intercultural communication (2nd ed.). Sage Publications.

Handley, A. (2022). Everybody writes: Your go-to guide to creating ridiculously

good content (2nd ed.). Wiley.

Hardani, N. A., Ugiarto, R., Istiqomah, P., Khoiriyah, R., & Fardani, Y. (2018).

Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pustaka Ilmu.

Haryono, S. (1978). Pendidikan jasmani dan olahraga untuk mahasiswa IKIP.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Kotler, P. (2013). Principles of marketing (ed. ke-13). Pearson.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson

Education.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2019). Marketing management (15th ed., Global ed.).

Pearson Education.

Larson, C. U. (1992). Persuasion: Reception and responsibility (6th ed.).

Wadsworth.

Lupton, E. (2017). Design is storytelling. Cooper Hewitt, Smithsonian Design

Museum.

Mason, J. (2024). Modern outdoor advertising: Trends in OOH media. AdMarket

Publishers.

Miller, D. (2017). Building a StoryBrand: Clarify your message so customers will

listen. HarperCollins Leadership.

M¸ller-Brockmann, J. (1981). Grid systems in graphic design: A visual

communication manual for graphic designers, typographers, and

three-dimensional designers [Raster Systeme f¸r die visuelle

Gestaltung]. Verlag Arthur Niggli.

Open Data Jabar. (2023). Sebaran sarana dan prasarana olahraga Kota Bandung

https://data.jabarprov.go.id

Pujianto, A. (2013). Komunikasi pemasaran terpadu. CV. Andi Offset.

Pujiyanto. (2013). Iklan layanan masyarakat. Andi.

Rangkuti, F. (2009). Strategi promosi yang kreatif dan analisis kasus Integrated

Marketing Communication. Gramedia Pustaka Utama.

Ramotion. (2024). The psychology of branded merchandise.

https://www.ramotion.com/

Sprout Social. (n.d.). What is social media marketing? Diakses 22 Juni 2025 dari

https://sproutsocial.com/

Stojchevska, L. (2025). Brand activation strategy for emotional engagement.

International Journal of Marketing Research, 19(2), 45–56.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-02-23

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Desain Komunikasi Visual