PERANCANGAN PROMOSI “CANTIK WARNAMU” OLEH HANASUI PERFECT STAY FOUNDATION MENGANGKAT INKLUSIFITAS TERHADAP ISU COLORISM DI JAKARTA

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Praktik diskriminasi warna kulit marak terjadi di Indonesia terutama kepada
perempuan baik verbal maupun non verbal, menurut kamus Oxford, Colorisme adalah
diskriminasi terhadap individu berkulit gelap yang kerap terjadi bahkan di dalam kelompok
etnis yang sama. Dengan memiliki kulit putih, maka individu akan cenderung lebih dihargai, dihormati dan diistimewakan dalam ruang lingkup sosial. Salah satu fenomena bentuk dari Colorisme adalah viralnya istilah “Aura Magrib” yang mencuat pada pertengahan Juli 2024.
Kondisi ini pula dimanfaatkan oleh produsen pemutih kulit (skin lightener) dengan jumlah
produk yang menjamur sekitar 5.000 per tahun 2024. Kemudian muncul tren overclaiming
product dengan janji “memutihkan kulit dengan cepat”. Melihat fenomena ini, beberapa
produsen produk kecantikan wajah lokal semakin gencar mengeluarkan produk dengan
shades lebih variatif menyesuaikan warna kulit perempuan Indonesia. Meski kampanye
kecantikan inklusif berbagai warna kulit sudah dilakukan, masih membawa perayaan pesan
cantik beragam saja. Hal ini belum menekankan pada definisi cantik yang bukan standar kulit putih. Metode penelitian kampanye ini menggunakan observasi, studi pustaka, wawancara, dan kuesioner. Data dianalisa dengan metode Analisis Matriks. Tujuan akhir dari perancangan ini adalah Beauty Event Booth, user-generated content, dan website edukatif tentang 18 Shades Foundation.

Kata Kunci : Kampanye Iklan, Hanasui, Colorisme, Foundation

Referensi

Amelia, L., Fahmi, K., & Tamrin, S. 2022. Konstruksi makna cantik bagi remaja

perempuan pengguna pemutih kulit ilegal. Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran,

Penelitian, dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan, 9(3), 139–150.

Aulia, R., Swasty, W., & Nastiti, N. E. (2025). Penerapan prinsip desain pada kemasan

oleh-oleh makanan Bandung. Besaung: Jurnal Seni, Desain dan Budaya, 10(1),

–130. https://doi.org/10.36982/jsdb.v10i1.4354

Ilhamsyah. 2021. Pengantar Strategi Kreatif Advertising Era Digital. Yogyakarta:

Penerbit ANDI.

Cherney, K. (2023). How to identify your skin’s undertones and what this means for

you. Healthline. Diakses dari https://www.healthline.com/health/beautyskin-care/skin-undertones

Luthfiyah, Nur. (2023). Perancangan kampanye sosial mengurangi gejala depresi pada

remaja di Kota Bandung (Tugas Akhir). Telkom University. Diakses pada 25 Maret

, dari https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/home/

catalog/id/200435/slug/perancangan-kampanye-sosial-mengurangi-gejala-depresi-p

ada-remaja-di-kota-bandung.html

Mansyur, A. I., Sapitri, R., & Fidlawati, F. 2023. Stigma warna kulit terhadap standar

kecantikan di kalangan mahasiswa Prodi Tadris IPS UIN Mataram tahun 2023.

Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya, 5(2), 76–87.

Oktaviani, J. 2022. Fenomena 'Colorism' sebagai bentuk stratifikasi sosial di kawasan

Asia Tenggara. Jurnal Dinamika Global, 7(1), 53–62.

https://doi.org/10.36859/jdg.v7i01.1037

Utama, J., & Rahmiati Aulia. (2021). Kajian Pendekatan Strategi Kreatif Produk Yang

Menggunakan Isu Covid-19 sebagai Ide Besar Pada Iklan Audio Visual di Masa

Pandemi. Jurnal Bahasa Rupa, 5(1), 58–68. https://doi.org/10.31598/bahasarupa.v5i1.862

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-02-23

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Desain Komunikasi Visual