Pengaruh Thermal Comfort Terhadap Beban Kerja Mental Pekerja Pabrik Asam Fosfat PT Petrokimia Gresik
Abstrak
Faktor kenyamanan dan keamanan lingkungan kerja merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan oleh setiap perusahaan. aktivitas yang dilakukan dalam lingkungan kerja yang kurang nyaman akan mengganggu beban kerja mental pekerjaan. Metode yang digunakan untuk menghitung Kenyamanan termal adalah adaptif metode. Sedangkan untuk mengukur beban kerja mental pekerja menggunakan Rating Scale Mental Effort. Tujuan dari penelitian untuk mengidentifikasi thermal comfort dan beban kerja mental pekerja, menganalisis pengaruh thermal comfort terhadap beban kerja mental pekerja dan merekomendasikan serta saran kepada perusahaan terkait dengan thermal comfort dan beban kerja mental pekerja dengan studi kasus area kerja vacuum cooler dan seal tank pabrik asam fosfat PT Petrokimia Gresik. Hasilnya pada area kerja vacuum cooler memiliki suhu lingkungan kerja berada diantara 35℃ - 39℃, pekerja merasa kurang nyaman dan cukup mengganggu terhadap kondisi pekerja dan terindikasi beban kerja mental pekerja melakukan usaha yang sangat besar sekali. Area kerja Seal Tank memiliki suhu lingkungan kerja berada diantara 30℃ -34℃, pekerja merasa kondisi tersebut netral dan cukup mendukung dan terindikasi beban kerja mental pekerja melakukan usaha yang besar. Thermal comfort berpengaruh negatif signifikan terhadap beban kerja mental pekerja dengan persentase sebesar 44% dan sisanya merupakan variabel yang tidak diteliti. Kata kunci— Thermal Comfort, Beban Kerja, Vacuum Cooler, Seal Tank, Pengaruh
Referensi
[1] I. Sarah, amira rasyida,
Pelayanan Kesehat., no. 2015, pp. 3–13, 2019,
[Online]. Available:
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/237
90/4/Chapter I.pdf
[2] A. A. Yaqin, D. A. Maulana, and R. F. Ardyansyah,
internasional semen indonesia gresik 2021,= no.
2011810004, 2021.
[3] R. P. Sari,
Sebelum dan Sesudah Penerapan Prinsip Good
Corporate Governance Pada PT. Petrokimia
Gresik.,= Ris. Ekon. dan Bisnis, vol. 9, no. 2, pp. 118–
137, 2019, [Online]. Available:
[4] L. F. Wijaya,
sebagai Pemicu dalam Meningkatkan Kinerja
Karyawan,= J. Ilmu Komputer, Ekon. dan Manaj.,
vol. 1, no. 2, pp. 1–11, 2021.
[5] W. Septian Santoso, Laporan Magang Industri, vol.
2, no. 2. 2016.
[6] H. Surijadi and M. N. D. Musa,
Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja
Pegawai Dinas Catatan Sipil Kabupaten Buru,=
PUBLIC POLICY (Jurnal Apl. Kebijak. Publik
Bisnis), vol. 1, no. 2, pp. 101–114, 2020.
[7] O. Sulastri,
BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA
KARYAWAN,= vol. 2507, no. February, pp. 1–9,
2020.
[8] C. D. Yuliandi and E. Ahman,
Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Di
Lingkungan Kerja Balai Inseminasi Buatan (Bib)
Lembang,= J. MANAJERIAL, vol. 18, no. 2, pp. 98–
109, 2019, doi: 10.17509/manajerial.v18i2.18761.
[9] M. L. Wurarah, P. A. T. Kawatu, and R. H. Akili,
Kerja pada Petani,= Indones. J. Public Heal.
Community Med., vol. 1, no. 2, pp. 6–10, 2020.
[10] A. L. E. Manullang,
Kebisingan, Temperatur, dan Getaran pada Line 3 PT
South Pasific Viscose,= Ind. Eng. Online J., vol. 4,
no. 3, p. 12, 2019.
[11] V. Karina, S. S. Gadzali, and I. Budiarti,
Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada
Pt. Hade Dinamis Sejahtera,= World Bus. Adm. J., no.
September, pp. 117–123, 2020, doi:
10.37950/wbaj.v2i1.916.
[12] A. Hustia,
Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja
Karyawan Pada Perusahaan WFO Masa Pandemi,= J.
Ilmu Manaj., vol. 10, no. 1, p. 81, 2020, doi:
10.32502/jimn.v10i1.2929.
[13] I. P. Haditia,
Lingkungan dan Beban Kerja Terhadap Konsentrasi
Pekerja,= J. Tek. Ind., 2012, [Online]. Available:
chromeextension://efaidnbmnnnibpcajpcglclefindmkaj/https
://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20298739-S1929-
Analisis pengaruh.pdf
[14] E. Mahawati et al., Analisis Beban Kerja Dan
Produktivitas Kerja dan Produktivitas Kerja. 2021.
[15] A. H. M. dan A. S. T. Demak Claudia Yosephine
Simanjuntak,
BEBAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA
TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. JASA
MARGA (PERSERO) TBK CABANG
BELMERA,= vol. 2, no. 3, pp. 353–365, 2021.
[16] R. D. Parashakti and Putriawati,
Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3), Lingkungan
Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja
Karyawan,= J. Ilmu Manaj. Terap., vol. 1, no. 3, pp.
290–304, 2020, doi: 10.31933/jimt.v1i3.113.
[17] Ayu,
J. Community Serv. Engagem., vol. 8, no. 1, pp. 1–9,
2019.
[18] H. Zannah, S. Sudarti, A. S. Munawaroh, M. I.
Kurniawan, M. K. Rais, and T. Amarullah,
Comfort of Ad-Du’a Mousque in Bandar Lampung
City, Indonesia,= CERMIN J. Penelit., vol. 13, no. 1,
p. 223, 2022, doi: 10.36841/cermin_unars.v6i1.1714.
[19] T. H. Saputro, I. S. Fatimah, and B. Sulistyantara,
Perubahan Suhu Udara (Studi Kasus Area Parkir
Plaza Senayan, Sarinah Thamrin, dan Stasiun
Gambir),= J. Lanskap Indones., vol. 2, no. 2, pp. 76–
82, 2010.
[20] A. Y. Raisal, H. Putraga, M. Hidayat, and A. J.
Rakhmadi,
Perihelion Terhadap Suhu Menggunakan Weather
Station,= J. Environ. Sci., vol. 3, no. 2, 2021, doi:
10.35580/jes.v3i2.19996.
[21] F. Pramono, Evaluasi Kenyamanan Termal Ruang
Produksi Di Serambi Indonesia Daily. 2023.
[22] H. Zannah and S. Sudarti,
Lingkungan Terhadap Kualitas Hidup Masyarakat Di
Desa Sumorame,= CERMIN J. Penelit., vol. 6, no. 1,
p. 223, 2022, doi: 10.36841/cermin_unars.v6i1.1714.



