Analisis Dan Implementasi Gamification Untuk Meningkatkan Kepuasan Kerja Karyawan Pada Studi Kasus: Direktorat Digital Business Telkom Bandung
Abstract
Kinerja karyawan dapat menjadi sebuah tolak ukur untuk menilai apakah karyawan mencapai target dalam mencapai tujuan organisasi. Secara teoritis, terdapat banyak faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Salah satu faktor yang dapat dapat mempengaruhi kinerja karyawan adalah kepuasan kerja. Kepuasan dalam bekerja menentukan tingkat hasil kinerja yang tinggi dan rendah. Selain kepuasan kerja, employee engagement juga dapat mempengaruhi kinerja karyawan karena karyawan yang merasa lebih terlibat dalam pekerjaan dan organisasi sehingga akan menunjukan hasil kinerja yang baik. Direktorat Digital Business (DDB) memiliki tugas utama menghasilkan inovasi produk untuk selanjutnya diserahkan kepada Customer Facing Unit (CFU) dan kemudian ditawarkan kepada para pelanggan Telkom. Dengan tugas untuk menghasilkan inovasi produk maka karyawan diharuskan untuk menemukan sebuah ide yang terbarukan untuk dapat mencapai target perusahaan.Oleh karenanya diperlukan sebuah metode yang dapat membantu karyawan Direktorat Digital Business meningkatkan rasa kepuasan dalam bekerja,salah satu metode yang dapat membantu adalah metode Gamification. Dalam teori ‘The Bartle test of Psychology’ membagi tipe player kedalam 4 tipe, yaitu killer, explorer, socializer, dan achiever, dan dengan mengetahui karakteristik dari player kita dapat menentukan mekanisme seperti apa yang akan kita implementasikan untuk user gamification. Evaluasi hasil implementasi sistem gamification dengan Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ) pada karyawan DDB hasilnya dapat meningkatkan rata - rata kepuasan kerja karyawan sebesar 3.62%. Kata Kunci: Customer Facing Unit, Gamification, Direktorat Digital Business.Downloads
Published
2021-10-01
Issue
Section
Program Studi S1 Informatika



