Design of Supply Chain Performance Measurement System at BPBD West Java Province with Supply Chain Operation Reference (Scor) Model

Authors

  • Tiara Rizky Salsabila Telkom University
  • Putu Giri Artha Kusuma Telkom University
  • Femi Yulianti Telkom University

Abstract

Meningkatkan pemenuhan kebutuhan logistik dan peralatan saat terjadi bencana darurat adalah fokus utama dalam usaha penanggulangan bencana. Dalam konteks ini, didirikannya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat memiliki tujuan untuk memastikan bahwa penanggulangan bencana dapat terlaksana secara terencana, terpadu, dan terkoordinasi di wilayah yang rawan bencana ini. Tujuan dari studi ini adalah untuk merancang sistem pengukuran kinerja yang sesuai. Metode penelitian melibatkan observasi terhadap BPBD Provinsi Jawa Barat dan analisis berbagai dokumen terkait, dengan mengacu pada peraturan, literatur terkait, dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil observasi menunjukkan bahwa BPBD Provinsi Jawa Barat menggunakan Cascading Kinerja sebagai kerangka kerja untuk mengukur kinerja rantai pasok, dengan sasaran utama meningkatkan pemenuhan kebutuhan logistik dan peralatan saat terjadi bencana darurat. Meskipun terdapat satu indikator utama dan delapan sub-indikator dalam kerangka kerja tersebut, namun pengukuran kinerja saat ini hanya berfokus pada kriteria keandalan (reliability). Oleh karena itu, penelitian ini merancang KPI tambahan dengan Model Supply Chain Operation Reference (SCOR) yang mencakup kriteria daya tanggap (responsiveness), kelincahan (agility), dan biaya (cost), yang telah diverifikasi melalui kuesioner kepada pihak terkait. Sistem pengukuran kinerja rantai pasok yang diusulkan mencakup proses perencanaan, pengadaan, distribusi, dan penyimpanan.

Kata Kunci : Pengukuran Kinerja, Key Performance Indicator (KPI), Kriteria, BPBD Provinsi Jawa Barat, Supply Chain Operation Reference (SCOR).

References

Ampuh, H. &. (2016). Manajemen Rantai Pasok Agroindutri: Pendekatan Berkelanjutan untuk Pengukuran Kinerja dan Penilaian Risiko. Andalas University Press. Blacken, B. M. (2008). Performance measurement in humanitarian relief chains. International Journal of Public Sector Management, 11-12. Coppola, D. P. (2015). Introduction to International Disaster Management. Waltham: elseviere. Danang Samadi Prasetyo, A. E. (2021). Pengukuran Kinerja Supply Chain Management Menggunakan Pendekatan Model SCOR pada IKM Kerupuk Subur. Jurnal Penelitian dan Aplikasi Sistem & Teknik Industri (PASTI), 87. Gümüş, B. T. (2016). Humnitarian Relief Supply Chain Performance Evslustion: A Literature Review. International Journal of Marketing Studies; Vol. 8, No. 2, 105. Handoko. (1988). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia: Edisi Kedua. Yogyakarta: Yogyakarta: BPFE. I Nyoman Pujawan, M. (2017). Supply chain management : lengkap membahas strategi, perancangan, operasional, dan perbaikan supply chain untuk mencapai daya saing. Yogyakarta: ANDI. Larrea. (2013). Key Performance Indicators in Humanitarian Logistics in Colombia. IFAC Conference on Management and Control of Production and Logistics, 211. Lima-Junior, F. R. (2019). Predicting Supply Chain Performance based on SCOR metrics and multiplayer perceptron neutral networks. International Journal of Production Economics, 19- 38. Mukhtar Galib, &. M. (2018). Analisis Kinerja Perusahaan dengan Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard pada PT. Bosowa Propertindo. Journal of Management & Business, 92-112. Pujawan. (2005). Supply Chain Management. Surabaya: Guna Widya. Pujawan. (2005). Supply Chain Management. Surabaya: Penerbit Guna Widya. Pujawan, I. N. (2017). Supply Chain Management Edisi 3. Yogyakarta: Andi. Qing Lu, T. G. (2016). Performance Measurement in Humanitarian Organizations. TLI - Asia Pacific White Papers Series, 9-10. Saeyeon Roh, H. H. (2022). Performance indicators for humanitarian relief logistics in Taiwan. The Asian Journalmof Shipping and Logistics, 175. Santarelli, G. (2015). Humanitarian supply chains and performance measurement schemes in practice. International Journalmof Productivity and Performance Management, 5. Supriadi, A. (2018). Analytical Hierarchy Process (AHP). Yogyakarta: Deepublish. Tata Yunita, I. P. (2014). Konsep Penataan Ruang pada Kawasan Rawan Bencana Sedimen. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air. Thessa Regisof Mega Wahiji, H. K. (2022). Analisis Pengukuran Kinerja Instansi Pemerintah Dengan Menggunakan Pendekatan Value For Money Pada BNN Provinsi Gorontalo. Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Hukum), 335-336. Vistasusiyanti, P. K. (2017). ANALISIS MANAJEMEN RANTAI PASOKAN SPRING BED PADA PT. MASSINDO SINAR PRATAMA KOTA MANADO. Jurnal EMBA, 902-903.

Published

2024-10-21

Issue

Section

Program Studi S1 Teknik Logistik