Antena Reconfigurable Wearable Menggunakan PIN Dioda dan NodeMCU Sebagai Pengkontrol

Authors

  • Ari Yanuar Putra Telkom University
  • Levy Olivia Nur Telkom University
  • Bambang Setia Nugroho Telkom University

Abstract

Penyakit Tidak Menuar (PTM) di Indonesia mem- butuhkan pemantauan yang efektif namun harganya yang mahal menjadi kenadala. Untuk itu, dikembangkan antena reconfigurable dengan substrat tekstil yang fleksibel dan nyaman, dirancang untuk bekerja pada frekuensi 4G dan 5G dengan menggunakan switch elektrik dioda PIN dengan menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai remot pengaturan frekuensi. Antena ini diharapkan dapat menurunkan biaya produksi alat pemantau kesehatan agar lebih terjangkau. Hasil pengujian pada substrat perban menunjukan kinerja yang baik pada frekuensi 1.8GHz dan 3.5GHz.

Kata Kunci— 4G, 5G, Antena Reconfigurable, Wearable.

References

M. Wahidin, R. I. Agustiya, and G. Putro, “Beban penyakit dan program pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular di Indonesia,” J Epidemiol Kesehat Indones, vol. 6, no. 2, pp. 105–12, 2023.

Y. Ouyang and W. J. Chappell, “High frequency properties of electro- textiles for wearable antenna applications,” IEEE Transactions on Antennas and Propagation, vol. 56, no. 2, pp. 381–389, 2008.

M. M. Hasan, Z. Rahman, R. Shaikh, I. Alam, M. A. Islam, and

M. S. Alam, “Design and analysis of elliptical microstrip patch antenna at 3.5 GHz for 5G applications,” in 2020 IEEE Region 10 Symposium (TENSYMP). IEEE, 2020, pp. 981–984.

S. Sharma, C. C. Tripathi, and R. Rishi, “Two port integrated reconfigurable microstrip patch antenna,” Progress in Electromagnetics Research C, vol. 89, pp. 39–50, 2019.

Published

2024-12-01

Issue

Section

Program Studi S1 Teknik Telekomunikasi