Aquaponic Technology to Support Food Self Sufficiency for the Community in Tarumajaya Village, Bandung Regency

Authors

  • Jihan Fadhil Nabilah Telkom University
  • Dudi Darmawan Telkom University
  • Asep Suhendi Telkom University

Abstract

Masyarakat desa Tarumajaya merupakan masyarakat yang berada di wilayah agraria. Pertanian sayuran merupakan komoditi mayoritas yang dikembangkan di wilayah tersebut, seperti, wortel, kentang, kubis dan bawang. Penghasilan masyarakat sangat mengandalkan pertanian sayuran tersebut. Namun demikian status mayoritas di sana adalah hanya sebagai pekerja harian. Sementara kepemilikan tanah hanya dimiliki oleh segelintar masyarakat yang mampu saja. Oleh karana itu masyarakat sangat membutuhkan pendapatan tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Problem lahan ini belum dapat dipecahkan sampai saat ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan untuk memberikan solusi masyarakat agar dapat memiliki lahan sendiri untuk menggarap tanaman secara mandiri. Dalam program yang sudah dilakukan sebelumnya melalui skema CSR Telkom telah dibanngun instalasi aquaponik sebanyak 28 titik dan satu greenhouse yang setara dengan 14 titik portabel aquaponik di 2 RW yang berbeda. Namun demikian program tersebut perlu dilanjutkan melalui pendampingan berkelanjutan agar dapat berdampak terhadap masyarakat. Diharapkan setelah kegiatan ini masyarakat dapat mengembangkan sistem aquaponik ini secara mandiri sehingga keperluan pangan dapat terpenuhi dan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat di 2 RW tersebut.

Kata kunciAquaponik, SDGs

References

Fadhilla, N. M., Prabowo, S., Ainunnizah, W., Ramadhan, I., Kusuma, N., Utami, M., ... & Rusdjijati, R. (2020). Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga Era Pandemi Covid-19 Melalui Implementasi Aquaponik di Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Community Empowerment, 5(3), 157-163.

Garcia, T. R., Estrada, R. R. G., Contreras, R. G. C., Perez, J. J. R., Salas, U. G., Montiel, L. G. H., Amador, B. M. (2020). Biocontrol of Phytopathogens under Aquaponics Systems. Water, 12(2061), 1-15

Hasanah, Z. Yulianto, T. & Yudistira, I. (2021), Ethos : Pendampingan OptimalisasiPemanfaatan Lahan Perkarangan Rumah Sebagai Tempat Baru Aquaponik. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Islam Madura. 9(1) : 118-122

Lennard, W., Goddek, S. (2019). Aquaponics: The Basics. Aquaponics Food Production Systems, 113- 143.

Muchsin, M. B., Gani, Y. A., Islamy, M. I. (2009). Upaya Pondok Pesantren Dalam Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Hutan. Wacana, 12(2), 376.

Pattillo, D. A. (2017). An Overview of Aquaponic Systems: Hydroponic Components. North Central Regional Aquaculture Center, Iowa.

Pineda, J., Velazquez, I. M., Perez, J. R., Arias, J. R., Gomez, E. P., Antonio, I. G., Parada, J. M. (2017). Nutrimental balance in aquaponic lettuce production. Acta Horticulturae, 1093-1100

Prihatiningsih, N., Minarni, E. W., & Nurtiati, N. (2020). Sayuran Organik Sistem Vertikultur Aquaponik Sebagai Pemanfaatan Lahan Pekarangan. Dimas Budi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Setia Budi, 4(1), 11–19.

Santoso, R., & Aliffianto, A. Y. (2022). Creative industry and economic recovery strategies from pandemic disrupton. JIET (Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan), 7(1), 47-62.

Setijawan, A., Purwanto, H., & Muslikah, S. (2020). Potensi Penggunaan Air Permukaan Dalam Sistem Penyediaan Air Bersih di Desa Pandanrejo Kecamatan Wagir. Prosiding SEMSINA, 1–8

Published

2024-12-01

Issue

Section

Program Studi S1 Teknik Fisika