Analisis Faktor Berpengaruh Terhadap Intensi Literasi Digital Pada Gen Z Menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling di Indonesia

Authors

  • Farisya Al Mar’atus Sholikha Telkom University
  • Rizqa Amelia Zunaidi Telkom University
  • Ayu Endah Wahyuni Telkom University

Abstract

Abstrak — Penelitian ini menganalisis pengaruh Technology Acceptance Model (TAM) dan dukungan pemerintah terhadap intensi literasi digital di kalangan Generasi Z di Indonesia. Sebagai digital natives, Generasi Z memiliki potensi besar dalam mendukung transformasi digital, namun masih diperlukan peningkatan literasi digital. Penelitian ini mengkaji persepsi kegunaan, kemudahan penggunaan, dan dukungan eksternal dengan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan secara daring kepada minimal 200 responden Generasi Z, kemudian dianalisis untuk menguji validitas, reliabilitas, serta hubungan antarvariabel. Hasil menunjukkan bahwa Optimism dan Innovation berpengaruh signifikan terhadap Perceived Usefulness (PU) dan Perceived Ease of Use (PEOU). PU dan PEOU selanjutnya berpengaruh terhadap sikap (Attitude) dan intensi penggunaan teknologi (Intention to Use), yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan literasi digital. Sebaliknya, Discomfort, Insecurity, dan dukungan pemerintah tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, dan sikap positif terhadap teknologi lebih efektif dalam meningkatkan literasi digital dibandingkan intervensi eksternal seperti program pemerintah.

Kata kunci— Generasi Z, literasi digital, dukungan pemerintah, Technology Acceptance Model, Partial Least Squares Structural Equation Modeling(SEM).

Published

2025-12-29

Issue

Section

Prodi S1 Teknik Industri - Kampus Surabaya