Usulan Perbaikan Kualitas Produksi Beras Penggilingan Padi Modern Dengan Metode Six Sigma Pada SPP Bulog Kabupaten Jember

Authors

  • Glorido Pascal Soumokil Telkom University
  • Aufar Fikri Dimyati Telkom University
  • Rizqa Amelia Zunaidi Telkom University

Abstract

 

 

Abstrak — Tingginya persentase cacat pada produk banner di percetakan Kamoro PT Irian Bhakti Papua cabang Timika berdampak pada peningkatan biaya produksi dan rework. Penelitian ini bertujuan mengusulkan perbaikan kualitas menggunakan metode Six sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pada tahap define, identifikasi masalah dilakukan melalui SIPOC dan pemetaan critical to quality (CTQ), yang mengungkap empat jenis cacat utama: lecet, bergaris, cetakan miring, dan gambar pecah. Tahap measure menghitung nilai DPMO sebesar 23.384 dan level sigma sebesar 3,5, yang menunjukkan proses masih tergolong cukup baik, namun masih terdapat variasi signifikan. Pada tahap analyze, digunakan diagram Pareto, fishbone, dan FMEA untuk menemukan akar penyebab cacat, dengan cacat bergaris sebagai yang tertinggi (35%) akibat tidak adanya SOP pengecekan bahan dan jadwal perawatan mesin. Tahap improve menghasilkan usulan SOP pengecekan bahan serta penjadwalan dan pencatatan perawatan mesin. Tahap control merancang rencana pengendalian untuk menjamin keberlanjutan perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Six sigma efektif dalam mengidentifikasi penyebab utama kecacatan dan menyusun solusi sistematis untuk meningkatkan kualitas proses produksi.

Kata kunci— banner, DMAIC, cacat produksi, pengendalian kualitas, six sigma

Published

2025-12-30

Issue

Section

Prodi S1 Teknik Industri - Kampus Surabaya