Analisis Adopsi Qris Sebagai Metode Pembayaran Pada Umkm Di Kota Dan Kabupaten Bandung Dengan Pendekatan Toe Framework Menggunakan Pls-Sem Dan R Programming

Authors

  • Fariz Prima
  • Widyatasya Agustika Nurtrisha
  • Muhardi Saputra

Abstract

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) hadir sebagai inovasi pembayaran nontunai yang diinisiasi oleh Bank Indonesia untuk mendorong efisiensi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, tingkat adopsi QRIS oleh pelaku UMKM mikro di Bandung Raya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat adopsi QRIS dengan menggunakan pendekatan Technology–Organization–Environment (TOE) Framework. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 99 pelaku UMKM mikro di wilayah Bandung Raya. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui software RStudio dengan bantuan paket SEMinR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived benefits dan competitive pressure memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap adoption of QRIS. Sementara itu, faktor security, technology readiness, dan infrastructure availability tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi manfaat QRIS dan tekanan kompetitif dari lingkungan eksternal menjadi pendorong utama dalam keputusan adopsi QRIS oleh UMKM mikro. Penelitian ini memperkuat validitas TOE Framework dalam konteks adopsi teknologi di sektor UMKM serta memberikan rekomendasi bagi regulator dan penyedia layanan keuangan untuk memfokuskan strategi peningkatan adopsi QRIS.

Kata kunci— QRIS, UMKM, Adopsi Teknologi, TOE Framework, PLS-SEM, Bandung Raya

References

A. Satyro, J. P. Vieira, and R. Nascimento, “The role of perceived benefits and infrastructure in the adoption of digital technologies by micro-enterprises,” Journal of Business Research, vol. 167, pp. 123–135, 2024.

A. Ghaleb, M. H. Rashid, and N. Al-Faouri, “Technology readiness and digital payment adoption among SMEs: Evidence from developing countries,” Technology in Society, vol. 65, p. 101572, 2021.

P. Bhatti, “Competitive pressure and e-business adoption in SMEs: Empirical evidence from developing economies,” International Journal of Business and Management, vol. 12, no. 3, pp. 92–104, 2017.

S. Prakash, “Security factors influencing consumer trust in mobile payment systems,” Information & Computer Security, vol. 33, no. 1, pp. 1–20, 2025.

O. Ifawoye and O. Ajayi, “Digital payment adoption and small business growth in Sub-Saharan Africa,” African Journal of Economic Development, vol. 35, no. 2, pp. 67–85, 2024.

J. Hair, G. Hult, C. Ringle, and M. Sarstedt, A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), 2nd ed. Los Angeles: SAGE, 2021.

J. Hair, C. Ringle, and M. Sarstedt, “Partial least squares structural equation modeling: Rigorous applications, better results and higher acceptance,” Long Range Planning, vol. 46, no. 1–2, pp. 1–12, 2014.

W. Chin, “The partial least squares approach to structural equation modeling,” in Modern Methods for Business Research, G. A. Marcoulides, Ed. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum, 1998, pp. 295–336.

J. Henseler, C. Ringle, and M. Sarstedt, “A new criterion for assessing discriminant validity in variance-based structural equation modeling,” Journal of the Academy of Marketing Science, vol. 43, no. 1, pp. 115–135, 2015.

M. Sarstedt, J. Hair, and C. Ringle, “PLS-SEM: Beyond the basics—A concise guide for advanced applications,” European Business Review, vol. 34, no. 2, pp. 277–300, 2022.

D. Hanggraeni and E. Sulistyaningsih, “Faktor-faktor yang memengaruhi adopsi QRIS pada UMKM di Indonesia,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, vol. 37, no. 1, pp. 55–70, 2022.

R. Pamungkas and N. Noviaristanti, “Analisis penerimaan teknologi QRIS oleh pelaku UMKM: Studi di Jabodetabek,” Jurnal Manajemen dan Bisnis, vol. 22, no. 1, pp. 98–110, 2025.

A. Aprisca and D. Aligarh, “Kepercayaan, keamanan, dan adopsi QRIS pada UMKM: Perspektif TOE Framework,” Jurnal Teknologi Informasi dan Bisnis, vol. 9, no. 2, pp. 45–59, 2023.

N. Fauziah, B. Ramadhani, and M. Wirawan, “Peran literasi digital dalam mendorong adopsi sistem pembayaran QRIS oleh pelaku usaha mikro,” Jurnal Sistem Informasi, vol. 17, no. 1, pp. 22–37, 2025.

R. Fridayani and C. Chiang, “Digital infrastructure and QRIS adoption in urban micro-businesses,” Asian Journal of Technology and Innovation, vol. 14, no. 3, pp. 119–134, 2025.

R. H. Oktalasa, “Faktor-faktor yang memengaruhi adopsi teknologi keuangan oleh UKM: Pendekatan TOE Framework,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis, vol. 22, no. 2, pp. 145–161, 2019.

K. Zhu and K. L. Kraemer, “Post-adoption variations in usage and value of e-business by organizations: Cross-country evidence from the retail industry,” Information Systems Research, vol. 16, no. 1, pp. 61–84, 2005.

Published

2026-04-20

Issue

Section

Prodi S1 Sistem Informasi