Desain Free Space Optics di Kota Bandung
Abstract
Perkembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia saat ini menghadapi tantangan terkait penataan kabel fiber optic yang tidak beraturan di area perkotaan. Di Kota Bandung, fenomena kabel yang menjuntai tidak hanya merusak estetika kota tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna jalan. Selain itu, pembangunan jalur fisik pada daerah dengan topografi sulit memerlukan biaya yang sangat tinggi dan proses instalasi yang kompleks. Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan perancangan jaringan komunikasi Free Space Optics (FSO) sebagai media transmisi nirkabel alternatif yang menghubungkan lima Sentral Telepon Otomat (STO) di Kota Bandung. Teknologi FSO memanfaatkan pancaran cahaya inframerah untuk pengiriman data berkecepatan tinggi tanpa memerlukan kabel fisik, sehingga lebih aman dan ekonomis. Untuk mendukung keandalan operasional, selanjutnya dikembangkan BeamWatch sebagai Network Management System (NMS) untuk memantau performa jaringan secara real-time serta mengintegrasikan data cuaca guna memprediksi ketersediaan layanan (availability) berdasarkan kondisi di lokasi penelitian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa desain jaringan FSO mampu beroperasi secara optimal pada kondisi cuaca cerah, namun sangat sensitif terhadap atenuasi hujan berat. Implementasi NMS berhasil memenuhi seluruh spesifikasi fungsional, termasuk kemampuan visuualisasi prediksi performa hingga periode 14 hari ke depan dengan parameter Signal-to-Noise Ratio (SNR), Q-factor, Received Power, Bit Error Rate (BER), dan Availability. Secara keseluruhan, integrasi desain FSO dan sistem pemantauan berbasis web memberikan solusi infrastruktur telekomunikasi yang efektif untuk wilayah perkotaan.
Kata kunci— Telekomunikasi, Kota Bandung, Free Space Optics, BeamWatch, Network Management System
References
A. Fayad, I. Pelle, and B. Sonkoly, “Harnessing Free Space Optics for Efficient 6G Fronthaul Networks: Challenges and Opportunities,” Engineering Reports, vol. 7, no. 3, Mar. 2025, doi: 10.1002/eng2.70051.
G. I. Zuhdy, K. Sujatmoko, and D. M. Saputri, “Perancangan dan Analisis Sistem Komunikasi Free Space Optic pada Telkom University dan PT Telkomsel Regional Jawa Barat,” e-Proceeding of Engineering, vol. 8, no. 1, Feb. 2021.
D. Dania, A. Hambali, dan R. Satria, “Perancangan Dan Analisis Sistem Komunikasi Free Space Optics Untuk Layanan Seluler Di Margahayu Raya.” e-Proceeding Telkom University Open Library, 2025.
J. S. Tarigan, E. S. Sugesti, and R. P. Astuti, “Analisis Perancangan jaringan backhaul serat optik untuk layanan komunikasi LTE penumpang kereta cepat Jakarta-Surabaya sub Pekalongan-Cepu,” Apr. 01, 2022.
G. Riovaldy and S. Sembiring, “Analisis Efisiensi Cloud Computing di Universitas Advent Indonesia dengan Metode Rma (Reability, Maintainability, & Availability),” jig.rivierapublishing.id, Apr. 2025, doi: 10.58344/jig.v3i4.307.
F. J. Boge and M. Poznic, “Machine Learning and the Future of Scientific Explanation,” Journal for General Philosophy of Science, vol. 52, no. 1, pp. 171–176, Mar. 2021, doi: 10.1007/s10838-020-09537-z.



