Rancang Bangun Antena Drone Blocker Jammer Gun Dengan Teknik Lpda (Log Periodic Dipole Array) Berbasis Mikrostrip Untuk Frekuensi 900 Mhz 1,5 Ghz Dan 2,4 Ghz

Penulis

  • Garin Ardhana Telkom University
  • Heroe Wijanto Telkom University
  • Yussi Perdana Saputera Telkom University

Abstrak

Drone, atau pesawat tak berawak, saat ini sedang mengalami masa percepatan pengembangan. Drone berpotensi membahayakan privasi dan keamanan di wilayah tertentu karena kemampuannya dalam mengambil gambar tanpa izin, mengumpulkan informasi, melakukan sabotase, dan bahkan melakukan pemboman. Penanggulangan potensial terhadap ancaman ini dapat melibatkan penerapan drone jammer atau drone blocker. Penghalang atau jammer drone. Pengacau drone rata-rata dapat mempolarisasikan sinar sejauh ribuan meter pada sudut 30 derajat. Frekuensi operasional jammer drone tidak diragukan lagi adalah 2,4 GHz, mengingat di sinilah sebagian besar drone mengirimkan data dan melakukan kontrol. Dari hasil simulasi yang dilakukan didapatkan pada frekuensi 900 MHz nilai return loss -23.48, nilai VSWR 1.14 dengan nilai gain 5.594 dBi. Pada frekuensi 1500 MHz nilai return loss - 23.91, nilai VSWR 1.13 dengan nilai gain 5.008 dBi. Pada frekuensi 2400 MHz didapatkan nilai return loss -12.24, nilai VSWR 1.64 dengan nilai gain 6.41 dBi. Setelah melakukan simulasi dilakukan fabrikasi antena kemudian dilakukan pengukuran. Pada frekuensi 900 didapatkan nilai return loss - 25.63 dengan nilai VSWR 1.1. Pada frekuensi 1500 MHz didapatkan return loss -19.4 dengan nilai VSWR 1.24. Pada frekuensi 2400 MHz didapatkan hasil return loss -19.44 dengan nilai VSWR 1.23. berdasarkan hasil simulasi dan pengukuran hasil yang didapatkan sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

Kata Kunci: Jammer Drone or Drone Blocker, Microstrip Antenna, LPDA

Referensi

Dokumen PT. Radar Telekomunikasi Indonesia

B. S. Ali, "System Specifications for Developing an Automatic Dependent Syrveillance-Broadcast (Drone Blocker) Monitoring System," Int. J. Crit. Infrastruct. Prot., p. 2, 2015.

A. Abdulaziz, A. S.Yaro, A. A. Adam, M. T. Kabir, and H. B. Salau, "Optimum Receiver for Decoding Automatic Dependent Surveillance Broadcast (Drone Blocker) Signals," Am. J. Signal Process., pp. 23–31, 2015.

R. Garg, Microstrip Antenna Design Handbook. Artech House, 2001.

J. Wiley and Sons, Antenna Theory Second Edition. C. A. Balanis, 1938.

Ristekdikti, "Sistem Pemantau Penerbangan Nir Radar Berbasis Drone Blocker Buatan dalam Negeri," Kementrian Ris. Teknol. dan Pendidik. Tinggi, 2016.

D. G. Fang, "Antenna Theory and Microstrip Antennas," 2017.

Essa Alkautsar Suteja, Perancangan Antena Mikrostrip untuk PenerimaSinyal Drone Blocker Pada Satelit Nano, Bandung: Universitas Telkom, 2018.

H. D. B. Islam, "Rancangan Antena RTLSDR R820T2 Untuk Receiver Automatic Dependent Surveillance Broadcast Guna Meningkatkan Pelayanan Navigasi Penerbangan di Bandar Udara Internasional Lombok", Program Studi Teknik Navigasi Udara, Jurusan Teknik Penerbangan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia.

THALES. 2007. Technical Manual ADSB ground station AS680/682 and RCMS. Stuttgart.

J. D. Krauss, Antennas., united states: Wiliey Inter Science, 1998.

C. A. Balanis, Antena Theory Analisis and Design 3rd Edition. United Science, Wiliey Inter Science, 2005.

Yussi Perdana Saputera, dkk, "Small antenna using transmission line uniform for X-band navigation radar", 2015 International Workshop on Antenna Technology, iWAT 2015 vol. , 23 December 2015.

Yussi Perdana Saputera, dkk, Proceedings of 2014 8th International Conference on Telecommunication Systems Services and Applicati vol. , 23 March 2015.

Yussi Perdana Saputera, dkk, "Compact power combiner integrated with coupler and microstrip cavity filter for x-band surveillance radar", Telkomnika (Telecommunication Computing Electronics and Control) vol. 15, March 2017.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-10-21

Terbitan

Bagian

Program Studi S1 Teknik Telekomunikasi