Pengaruh Tekanan Refrigeran Terhadap COP dari Atmospheric Water Generator Berbasis Siklus Refrigerasi Kompresi Uap
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tekanan refrigeran terhadap Koefisien Performansi (COP) dari Siklus Refrigerasi Kompresi Uap (SRKU) pada Atmospheric Water Generator (AWG). AWG merupakan alat yang dapat menghasilkan air dengan teknologi dehumidifikasi. AWG menggunakan Siklus Refrigerasi Kompresi Uap (SRKU) untuk membantu proses kondensasi uap air. Penelitian dilakukan dengan melakukan pengukuran COP pada beberapa variasi tekanan refrigeran yaitu 0-5 psi, 5-15 psi, 10-20 psi, dan 15-25 psi. AWG dirancang dengan menggunakan komponen utama berupa kompresor, kondensor, pipa kapiler, dan evaporator. Data yang diukur yaitu parameter suhu, tekanan, dan konsumsi energi listrik. COP dapat dihitung dengan perbandingan antara beban pendinginan terhadap kerja kompresor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tekanan refrigeran mempengaruhi COP dari AWG. Pada variasi tekanan 10-20 psi didapatkan nilai COP paling tinggi sebesar 3,56. Tekanan 0-5 psi, 5-15 psi, dan 15-25 psi menghasilkan nilai COP berturut-turut 3,18, 3,44, dan 3,5. Peningkatan tekanan cenderung meningkatkan efisiensi sistem, namun ada batas optimal ketika COP bernilai maksimum. Tekanan yang terlalu tinggi menyebabkan penurunan COP karena kerja kompresor meningkat.
Kata kunci — atmospheric water generator, siklus refrigerasi kompresi uap, coefficient of performance, tekanan refrigerant
Referensi
R. Salim and T. Taslim, "Edukasi Manfaat Air Mineral pada Tubuh Bagi Anak Sekolah Dasar Secara Online," Mar. 2021.
O. Inbar, I. Gozlan, S. Ratner, Y. Aviv, R. Sirota, and D. Avisar, "Producing Safe Drinking Water Using an Atmospheric Water Generator (AWG) in an Urban environment," Water (Switzerland), vol. 12, no. 10, pp. 1– 19, Oct. 2020, doi: 10.3390/w12102940.
R. Ardhana, "Pengembangan Desain dan Uji Kinerja Prototype Alat Pemanen Air Berbasis Sistem Refrigerasi Kompresi Uap," Semarang, Aug. 2022.
A. K. Al-Nadawi, "Irreversibility Analysis of R407C, R404A, and R134A as an Alternatives of R22 in Vapor Compression Chiller under Cycling Conditions," International Journal of Thermodynamics (IJoT), vol. 24, no. 1, pp. 24–29, Mar. 2021, doi: 10.5541/IJOT.797614.
Suyanto and D. L. Mustikawati, "Pengaruh Tekanan Refrigeran Terhadap Unjuk Kerja Mesin Pendingin Menggunakan Freon R-134a," Jurnal Teknologi Maritim, vol. 5, no. 2, 2022.
A. Imam Rifa and N. Artikel, "Pengaruh Tekanan Refrigeran R-134a Terhadap Nilai Coefficient of Performance (COP)," Jurnal Inovator, vol. 1, no. 1, pp. 1– 2, 2018, [Online]. Available: www.ojs.politeknikjambi.ac.id/index/inovator



