Performansi Teknologi 10 – Gigabit Passive Optical Network (XGPON) Pada Jaringan Fiber to the Home (FttH) Dd Daerah Sub – Urban

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Perkembangan teknologi saat ini semakin berkembang pesat khususnya pada dunia teknologi informasi dan komunikasi. Kebutuhan layanan teknologi informasi dan komunikasi saat ini tidak hanya layanan suara saja, melainkan juga layanan data internet, gambar, dan video. Kabel serat optic saat ini digunakan dalam dunia teknologi dan komunikasi dikarenakan serat optik dapat meyalurkan informasi dengan kapasitas besar dan kecepatan transfer informasi yang tinggi. Teknologi penggunaan kabel serat optik sebagai media transmisi dalam sistem telekomunikasi disebut dengan JARLOKAF (Jaringan Lokal Akses Fiber). Salah satu perkembangan dari JARLOKAF (Jaringan Lokal Akses Fiber) yaitu Fiber to the Home (FTTH). Pada Tugas Akhir ini akan dilakukan penelitian “Performansi Teknologi 10 – Gigabit Passive Optical Network (XGPON) Pada Jaringan Fiber To The Home (FTTH) Di Daerah Sub – Urban“. Penelitian ini berhasil merancang jaringan FTTH dengan teknologi X-GPON menggunakan metode two-stage pada area sub-urban, khususnya di Cluster Latigo Village. Simulasi yang dilakukan menunjukkan bahwa metode two stage efektif dalam menyederhanakan proses perancangan jaringan distribusi FTTH. Hasil perancangan juga memenuhi standar yang ditetapkan oleh ITU-T G.987 dan PT. Telkom Indonesia. Analisis terhadap parameter-parameter jaringan seperti Power Link Budget, Rise Time Budget, Signal to Noise Ratio, Bit Error Rate, dan Q-Factor menunjukkan bahwa performa teknologi X-GPON pada jaringan FTTH di area sub-urban telah memenuhi persyaratan standar.

Kata Kunci: Fiber To The Home (FTTH), Nilai BER, Nilai Q – Factor, , Optisystem, Power Link Budget, Rise Time Budget, Signal Noise to Ratio.

Referensi

Johan Susilo, Hafidufin, and M.a Yusuf Latif, “Perancangan Jaringan Fiber To the Home (Ftth) Di Desa Pedan Telkom Klaten Menggunakan Teknologi Gigabit Passive Optical Network (Gpon) Untuk Layanan Triple Play,” eProceedings Appl. Sci., vol. 4, no. 3, pp. 2700–2707, 2018.

E. Nuari, I. Fitri, and N. Nurhayati, “Analisis Perancangan Jaringan Fiber to The Home Area Universitas Nasional Blok IV dengan Optisystem,” J. Media Inform. Budidarma, vol. 4, no. 2, p. 257, 2020, doi: 10.30865/mib.v4i2.1984.

A. G. Utama, I. A. Hambali, and D. M. Saputri, “Perancangan Jaringan Akses Fiber To The Home (FTTH) Menggunakan Teknologi 10- Gigabit- Passive Optical Network (XGPON) Untuk Perumaan Benda Baru Tangeran Selatan,” e-Proceeding Eng. Univ. Telkom, vol. 5, no. 3, pp. 5374–5381, 2018.

M. Tillah, D. Zulherman, and F. Khair, “Analisis Unjuk Kerja Hybrid GPON dan XGPON,” CENTIVE, pp. 210–214, 2018.

ITU-T, “ITU-T G.987.1 10-Gigabit-capable passive optical networks (XG-PON): General requirements,” 10-Gigabit-capable Passiv. Opt. networks Gen. Requir., vol. 97, pp. 187–221, 2016, [Online]. Available: https://www.itu.int/rec/T-REC-G.987.1/es

M. Fahmi, Nasaruddin, and Syahrial, “Perancangan Dan Analisis Kinerja Jaringan Fiber Optik Menggunakan Teknologi Gpon Pada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya,” J. Komputer, Inf. Teknol. dan Elektro, vol. 3, no. 3, pp. 1–5, 2018.

R. Prayogo, I. A. Hambali, and D. M. Saputri, “Perancangan Jaringan Akses Fiber To The Home (FTTH) Menggunakan Teknologi 10- Gigabit Passive Optical Network (XGPON) Untuk Komplek Pertamina,” vol. 237. p. 5382.

L. Paramount, “Paramount Land,” 2022. https://www.paramount-land.com/about (accessed Aug. 22, 2023).

A. Setiawan and W. Sulistyo, “Analisis Jaringan Fiber To The Home Berbasis Teknologi Gigabit Passive Optical Network Dan Penghitungan Downstream (Studi Kasus Perumahan Wirosaban Baru),” JATISI (Jurnal Tek. Inform. dan Sist. Informasi), vol. 8, no. 4, pp. 2212–2223, 2021, doi: 10.35957/jatisi.v8i4.1576.

R. T. Silalahi and L. O. Sari, “Analisis Performansi Jaringan Fiber Optic pada Penyambungan Single-Mode ke Multi-Mode Provider XL Menggunakan Perangkat Temporary,” vol. 8, pp. 1–6, 2021.

S. Sitohang and A. S. Setiawan, “Implementasi Jaringan Fiber To the Home (Ftth) Dengan,” J. SIMETRIS, vol. 7, no. 2, pp. 879–888, 2018.

Juliana, M. Syahroni, and Nasri, “Perancangan Jaringan Fiber to the Home ( FTTH ) di Desa Asir-Asir dengan Metode Link Power Budget dan Rise Time Budget,” TEKTRO, vol. 4, no. 2, 2020.

A. R. Utami, D. Rahmayanti, and Z. Azyati, “Analisa Performansi Jaringan Telekomunikasi Fiber to the Home ( FTTH ) Menggunakan Metode Power Link Budget Pada Kluster Bhumi Nirwana Balikpapan Utara,” J. Ilm. Pendidik. Tek. Elektro, vol. 6, no. 1, pp. 67–77, 2022.

O. N. T. Yuwana, “Perancangan Jaringan Fiber To the Home ( FTTH ) dengan Teknologi GPON di Kecamatan Cibeber Kota Cilegon,” pp. 5–6, 2017.

F. Pahlawan, D. A. Cahyasiwi, and K. Fayakun, “Perancangan Jaringan Akses Fiber To the Home ( Ftth ) Menggunakan Teknologi Gigabit Passive Optical Network ( Gpon ) Studi Kasus Perumahan Graha Permai Ciputat,” Semin. Nas. Teknoka, vol. 2, no. 2502, pp. 47–54, 2017.

G. Keiser, Optical Fiber Communications (Fourth Edition). 2013.

F. Edition and G. P. Agrawal, Fiber-Optic Communiction System. 2010.

S. Ridho, A. Nur Aulia Yusuf, S. Andra, D. Nikken Sulastrie Sirin, and C. Apriono, “Perancangan Jaringan Fiber to the Home (FTTH) pada Perumahan di Daerah Urban (Fiber to the Home (FTTH) Network Design at Housing in Urban Areas),” J. Nas. Tek. Elektro dan Teknol. Inf., vol. 9, no. 1, pp. 94–103, 2020, doi: 10.22146/jnteti.v9i1.138.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-12-01

Terbitan

Bagian

Program Studi S1 Teknik Telekomunikasi