Pengembangan Frontend dan Backend Aplikasi Deteksi Stunting

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Stunting merupakan masalah serius dalam kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang masih sulit mendapatkan akses terhadap makanan-makanan begizi, daerah dengan sanitasi yang kurang memadai,  dan daerah dengan tingkat kesadaran yang rendah mengenai pentingnya gizi dan kesehatan anak sehingga diperlukan aplikasi yang dapat melakukan early prediction terhadap status anak agar orang tua mengetahui anak tersebut normal atau kekurangan nutrisi. Dalam membuat aplikasi tersebut tentu saja diperlukan frontend untuk membuat aplikasi tersebut dapat berinteraksi dengan pengguna dan diperlukan juga sistem backend untuk menyimpan data menggunakan Firebase dan server menggunakan FastAPI. Dilakukan juga beberapa pengujian untuk menguji apakah aplikasi dapat diterima dan digunakan oleh pengguna nantinya.

Kata Kunci— aplikasi android, backend, frontend, stunting.

Referensi

Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2014). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health, 34(4), 250-265.

de Onis, M., & Branca, F. (2016). Childhood stunting: A global perspective. Maternal & Child Nutrition, 12(S1), 12-26.

Holmes, M. (2022). Creating Apps with React Native: Deliver Cross-Platform 0 Crash, 5 Star Apps. Apress.

Kumar, A. (2018). Mastering Firebase for Android Development: Build real-time, scalable, and cloud-enabled Android apps with Firebase. Packt Publishing.

Parelta, JH. (2023). Microservice APIs: Using Python, Flask, FastAPI, OpenAPI and More.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-12-01

Terbitan

Bagian

Program Studi S1 Teknik Komputer