Sistem Integrasi dan Implementasi Alat Produksi Biogas Berbasis Internet of Things (IoT)
Abstrak
Produksi biogas dari limbah organik merupakan solusi energi terbarukan yang potensial, namun menghadapi tantangan seperti pemantauan suhu, kelembapan, dan produksi gas, serta pengelolaan limbah dan ketersediaan bahan baku. Internet of Things (IoT) dapat membantu memantau fermentasi dan ketersediaan limbah, meskipun biaya dan integrasi data menjadi kendala. Pengujian menunjukkan hasil positif meskipun ada hambatan seperti kebutuhan daya konstan dan masalah sensor. Optimalisasi lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi sistem.
Kata kunci – Bot Telegram, Deteksi metana, Internet of Things (IoT), Limbah organik, Pemantauan sensor, Produksi biogas.
Referensi
Syahputra, A. B. (2019). Pengembangan model biogas rumahan untuk mereduksi sampah (limbah) ternak di desa kananga kecamatan bolo kabupaten bima. Administrasi Negara, 2.
Setiawan, R. (2021, September 8). Memahami Apa Itu Internet of ThingsMemahami Apa Itu Internet of Things. Retrieved from Dicoding.com: https://www.dicoding.com/blog/apa-itu-internet-of-things/
O. B. Otanocha, R. Oyovwikefe, M. O. Okwu, and L. K. Tartibu, “Modified biogas digester tank for production of gas from decomposable organic wastes,” Biomass Convers Biorefin, pp. 1–11, 2021
P. Peerzada, W. H. (2021). DC motor speed control through arduino and L298N motor driver using PID controller. International Journal of Electrical Engineering & Emerging Technology, 21-24.
D.R. Arivalahan, S. B. (2021). Development of Arduino based microcontroller through Internet of Things (IoT) for the measurement and monitoring of process environmental parameters. Journal of Electrical Engineering and Technology (IJEET), 50-61.
H. Gusdevi, P. A. (2021). Prototype of LPG gas leakage detector using flame sensor and MQ-2 sensor. APTIKOM Journal on Computer Science and Information Technologies (CSIT), 28.



