Tantangan Penyediaan Listrik Di Lahan Pertanian Terbatas : Keseimbangan Antara Kebutuhan Energi Dan Luasan Lahan

Penulis

  • Tekom University
  • Tekom University
  • Tekom University

Abstrak

Abstrak—Meningkatnya permintaan listrik di daerah pertanian terpencil dengan lahan terbatas menghadirkan tantangan krusial bagi pembangunan berkelanjutan. Makalah ini mengusulkan solusi energi surya menggunakan panel surya modular dengan struktur geometris unik—bentuk gelombang, kerucut, jamur, dan pohon—yang dirancang untuk memaksimalkan pembangkitan energi dengan pemanfaatan lahan minimal. Sistem lengkap yang mengintegrasikan komponen perangkat keras seperti ESP32, sensor INA219, baterai litium-ion, dan dasbor pemantauan berbasis web secara real-time dikembangkan dan diuji di lapangan. Analisis komparatif tegangan, arus, dan energi per satuan luas menegaskan bahwa panel berbentuk gelombang mengungguli panel lainnya dalam hal kepadatan energi dan kemampuan adaptasi. Penelitian ini berkontribusi pada strategi praktis untuk implementasi energi terbarukan di lingkungan pedesaan yang terbatas. Keywords—Photovoltaic (PV), limited land agriculture, renewable energy, solar panel design, real-time monitoring, ESP32, INA219, energy efficiency

Referensi

A. A. A. Asari, B. Dinanta, and N. C. Utama,

“Tantangan Penyediaan Listrik di Lahan Pertanian

Terbatas,” Capstone Design, Telkom University,

Ministry of Energy and Mineral Resources, “Potensi

Energi Surya Indonesia,” 2024.

NREL, “Photovoltaic Panel Orientation Effects on

Energy Production,” National Renewable Energy

Laboratory, 2023.

Espressif Systems, “ESP32 Technical Reference

Manual,” 2022.

Adafruit Industries, “INA219 High Side Current

Sensor,” Datasheet, 2022.

D. S. K. Raju, “Design and Development of RealTime Solar Monitoring System,” IEEE ICCC, 2021.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-04

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Teknik Komputer